Suara.com - Kepala Reserse Kriminal Polisi Resor Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan rencana memeriksa pemilik mobil Mini Cooper yang juga bersama tersangka Kashira Uzi (25) dilokasi penganiayaan terhadap jurnalis NET TV bernama Haritz Ardiansyah. Kashira Uzi meludahi Haritz.
Haritz saat itu melakukan peliputan Banjir di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017) dini hari. Melihat mobil Mini Cooper mogok, Haritz menyorot mobil tersebut.
"Pemilik mobil Mini Cooper itu atas nama saudara SA pada hari Senin (17/4/2017) rencana kami periksa," kata Budi di Polisi Resor Metro Jakarta Selatan, Kamis (13/4/2017).
Selanjutnya Kashira Uzi sudah ditahan. Namun penyidik masih memeriksa saksi-saksi, termasuk SA. SA adalah teman Kashira Uzi.
"Dia (Kashira Uzi) dekat dengan pemilik mobil (SA). Maka itu kami dalami untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Budi.
Menurut Budi pemilik mobil juga merasa tidak terima Haritz mengambil gambar mobilnya tersebut yang sedang mogok.
"Yang bersangkutan pemilik mobil ada dimobil dia (SA). Tidak terima juga karena diliput. Mungkin melihat orang naik mobil keren Mini Cooper, tapi mogok," ujar Budi.
Kashira Uzi ditangkap di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (12/4/2017) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ini tersangka telah berada di Polres Metro Jakarta Selatan. Sebelum ditangkap Kashira meminta maaf melalui akun Instagram, @Kashira_Uzi. Kashira menyesal dengan perbuatannya. Dia minta dipertemukan dengan Haritz.
Haritz mendapatkan kekerasan saat meliput banjir di kawasan Jalan Kemang Raya, Jembatan Krukut, Mampang Jakarta Selatan.
Baca Juga: Anak Tajir yang Ludahi Jurnalis NET TV Ternyata Pakai Narkoba!
Saat meliput, Haritz yang memakai seragam NET TV merekam gambar kendaraan roda empat merek Mini jenis Cooper bernomor polisi B 909 JCW. Kendaraan itu tengah mogok di jalan. Tiba-tiba Kashira Uzi yang berada di dekat mobil menghampiri dan memukul wajah Haritz.
"Ia (tersangka), juga meludahi Haritz. Ia bilang tidak suka diambil gambarnya. Haritz mencoba berdamai dan bilang akan menghapus gambar bagian mereka," kata Pemimpin Redaksi NET, Dede Apriadi melalui keterangan tertulis.
Haritz lantas mencoba menghapus rekaman video bagian yang menyorot kepada tersangka. Tapi, pelaku tiba-tiba mengambil kamera dari tangan Haritz, sehingga terjadi tarik menarik.
“Akibatnya, viewfinder kamera patah. Pelaku kemudian juga memukul mobil peliputan NET hingga penyok. Teman-teman pelaku kemudian melerai. Setelahnya, Haritz dan sopir NET melapor ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ketika polisi dan pengemudi NET kembali ke lokasi, mobil tersebut sudah tidak ada," Dede menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Dari Moskow Prabowo Terbang ke Paris, Perluas Poros Diplomasi Strategis
-
Pramono Buka Peluang Partai Politik Ikut Naming Rights Halte, Asal Tak Ganggu Wajah Kota
-
Soal Isu Peleburan dengan Gerindra, NasDem: Tidak Masuk Akal, Kami Bukan PT Tbk
-
Donald Trump Mau Tenggelamkan Kapal Cepat Iran Kalau Berani Mendekati Blokade Selat Hormuz
-
Ramai-ramai Kecam Hinaan Donald Trump ke Paus Leo XIV, PM Italia Ikut Kesal
-
Wajah Serius Menhan AS Saat Sjafrie Sjamsoeddin Teken Kerjasama, Apa Isinya?
-
Polling, Warga Israel Mulai Capek Sama Perang: Putus Asa Bingung, dan Marah
-
Lebanon Tegaskan Negosiasi Gencatan Senjata Sendiri dengan Israel, Tak Terkait Iran dan AS
-
Donald Trump Hanya Bikin Kegagalan Baru dengan Blokade Selat Hormuz, Ini Analisanya