Suara.com - Sejumlah budayawan dan sastrawan asal Minangkabau, Provinsi Sumatera Barat menggagas dan hendak mengusulkan agar penyair cum pejuang kemerdekaan 1945 terkemuka Chairil Anwar, diangkat menjadi pahlawan nasional oleh pemerintah Indonesia.
Usulan tersebut berdasarkan sejarah bahwa Chairil yang dikenal bergaya hidup bohemian, ikut berjuang untuk bangsa dan negara melalui karya-karya sastranya. Bahkan, karya-karya sang maestro dijadikan alat perjuangan.
Ketua Forum Inisiator Pengusulan Chairil Anwar menjadi Pahlawan Nasional, Gus TF, mengatakan sang penyair besar layak bergelar pahlawan nasional berdasarkan karya-karyanya.
"Selain karya-karyanya, Chairil juga punya hubungan yang erat dengan pejuang nasional Indonesia lainnya sekelas Sutan Syahrir, Sukarni dan Khairul Saleh," terangnya.
Forum Inisiator Pengusulan Chairil Anwar menjadi Pahlawan Nasional itu beranggotakan para sastrawan dan budayawan Minangkabau, seperti Khairul Jasmi, Iyut Fitra, Yulfian Azrial, Yudilfan Habib dan Rayfoster WM.
Kemudian, Muhammad Bayu Vesky, Yusra Maiza, Fajar Rillah Vesky, Adri Sandra, Nasrul Azwar, Dr Yusril serta Ade Suhendra.
Yulfian Azrial, Budayawan Minang lainnya, mengatakan Chairil bisa berpredikat pahlawan nasional merujuk pada penobatan WR Supratman sebagai pahlawan nasional lewat lagu Indonesia Raya yang ia ciptakan.
"Jadi, jika WR Supratman dinobatkan lewat lagu Indonesia Raya, maka Chairil Anwar juga berjuang lewat karya-karya puisinya yang monumental," tambahnya.
Baca Juga: Puncak Macet, Polisi Sarankan Jangan Lewat Jalur Alternatif
Sementara wartawan senior Minang, Khairul Jasmi, mengemukakan usulan gelar pahlawan nasional untuk Chairil Anwar bukanlah sekadar wacana.
"Ini bukanlah wacana muluk-muluk, kami serius soal ini," katanya.
Ia menuturkan, susunan pengurus dan anggota Forum Inisiator ini diketuai oleh Gus TF Sakai, Wakil Ketua Iyut Fitra, Sekretaris Yulfian Azrial, Wakil Sekretaris Rayfoster WM dan Yusra Maiza sebagai Bendahara.
Penyair sekaligus Wakil Ketua Forum Inisiator, Iyut Fitra mengatakan dalam waktu dekat akan diadakan serangkaian kegiatan dalam mewujudkan gelar pahlawan nasional untuk Chairil Anwar.
Menurut dia, mereka juga akan menggandeng Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, kemudian meneruskan rekomendasi kepada gubernur untuk kemudian diusulkan ke pemerintah pusat, melalui Kementerian Sosial RI.
"Kami akan segera laporkan hasil pertemuan ini secara berjenjang dan Bupati Limapuluh Kota juga ikut mendukungnya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM