Tak mau ketinggalan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa juga membuat video blog atau biasa disebut VLOG. Video pertama yang diunggah di Youtube oleh Mensos berjudul " KhofifahVLOG #1 Menengok Korban Tanah Longsor di Aceh Tenggara ". Vlog tersebut di unggah, 19 April 2017 pukul 19.00.
Khofifah yang mengenakan kemeja putih memulai Vlog nya dengan menyampaikan kondisi Kabupaten Aceh Tenggara yang tengah mengalami bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang memporak-porandakan ratusan rumah warga.
"Ada banjir bandang di Aceh Tenggara, ada rumah yang sedang teridentifikasi rusak berat, ada korban meninggal. Kita semua berduka atas musibah yang terjadi karena longsor, karena banjir bandang. Mudah-mudahan kita semua diberikan ketabahan, kekuatan terutama keluarga yang ditinggalkan," ucap Khofifah yang saat itu baru sampai di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Rabu (19/4/2017).
Setelah itu, Khofifah tampak bergegas menuju pesawat Garuda Indonesia yang mengantarkannya menuju Bandara Kualanamu Medan. Sesampainya di Medan, Khofifah dan rombongan berganti pesawat Susi Air berkapasitas 12 tempat duduk menuju Aceh Tenggara.
"Kita mau naik Susi Air, mudah-mudahan semua perjalanan lancar dan sukses semua," kata Khofifah.
Sesampainya di lokasi, Khofifah langsung menuju dapur umum lapangan yang dibangun Kementerian Sosial dan menyapa ratusan pengungsi yang mayoritas adalah kaum perempuan.
"Ibu-ibu saya berharap bahwa kesabaran demi kesabaran, kekuatan demi kekuatan nanti Allah yang akan membalas dengan limpahan rizki, dengan limpahan keberkahan," ucapnya yang langsung disambut teriakan "Amin" dari para pengungsi.
Dalam video berdurasi 08.29 menit tersebut tergambar jelas kerusakan yang diakibatkan banjir bandang yang membawa material berupa batu besar dan batang pohon berukuran jumbo.
Tidak kurang sebanyak 1.210 orang atau 302 kepala keluarga terdampak akibat kejadian tersebut. Sedikitnya 303 rumah mengalami rusak berat, 178 rumah hanyut, dan dua orang warga setempat dilaporkan meninggal dunia.
"Saya akan monitor, karena bapak Presiden kalau tanya detail sekali. Jadi, tadi saya minta tolong foto dilengkapi, saya minta tolong berapa rumah yang katanya tertimbun dan kemudian hanyut. Tidak usah kecil hati, Pemerintah punya anggaran yang disiapkan," tambah Khofifah dihadapan pengungsi.
Pada kolom deskripsi, Khofifah menulis harapan agar bencana yang melanda Indonesia semakin menguatkan rasa persaudaraan dan persatuan di antara seluruh anak bangsa.
Video blog menjadi pilihan Khofifah untuk membagikan aktivitas dan cerita ke netizen, utamanya tentang kesehariannya dalam mengemban tugas sebagai Menteri Sosial RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI