Suara.com - Polsek Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menangkap ayah penganiaya anaknya berusia 18 bulan. Ayah itu sadis, anaknya dilempar ke tungku masak yang masih menyala.
"Tersangka Taruna alias Ace (23) Kampung Singkup, RT 10/02, Desa Cisitu, Kecamatan Nyalindung nekat menganiaya anaknya sendiri karena terlibat pertengkaran dengan istrinya Yeni," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus, Senin (24/4/2017).
Kejadian tersebut bermula saat Taruna yang baru pulang kerja pada Minggu (23/4/2017) siang melihat meja makannya tidak tersedia makanan. Istrinya tidak memasak.
Ace pun cekcok dengan istriya. Makin kesal karena istrinya banting rantang, dia pun melempar anaknya ke tungku masak (hawu) yang sedang menyala api. Akibat kekerasan tersebut bayi itu mengalami luka parah di bagian dahi, dagu, paha, dan hidungnya.
Warga sekitar mengetahui adanya pertengkaran dan menjurus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) langsung memberikan pertolongan kepada korban dan langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk menjalani perawatan.
Akibat ulahnya tersangka harus mendekam di sel tahanan Polsek Nyalindung dan hingga kini masih menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.
"Kasus ini masih dalam penyidikan, namun motif KDRT yang korbannya adalah anaknya sendiri adalah untuk meluapkan kekesalannya kepada sang istri yang melawan," tambahnya.
Sementara, Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Sukabumi Elis Nurbaeti mengatakan kasus ini menjadi perhatian pihaknya dan rencananya pihaknya akan melakukan esesmen serta pendampingan baik kepada si anak maupun istrinya.
"Kami masih mengumpulkan bukti dan keterangan terkait kasus ini, tetapi yang terpenting bayi tersebut bisa sembuh dahulu baru diberikan pendampingan," katanya. (Antara)
Baca Juga: Jatim Berstatus Darurat Kekerasan Anak?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata