Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Sandiaga Uno [suara.com/Bowo Raharjo]
Calon wakil gubernur Jakarta Sandiaga Uno berharap jangan ada pejabat pemerintah Jakarta yang merasa posisinya terancam setelah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat kalah di pilkada Jakarta periode 2017-2022. Sebab, pemerintahan yang akan datang tetap menghargai prestasi aparatur sipil negara.
"Supaya nggak ada yang was-was semua akan kami apresiasi, tak terkecuali mereka yang terindikasi berpihak," kata Sandiaga di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2017).
Pasangan Anies dan Sandiaga dipastikan memenangkan pilkada Jakarta periode 2017-2022. Mulai Oktober 2017, Jakarta akan memiliki pemimpin baru.
Sandiaga mengatakan selama pejabat memiliki prestasi untuk kemajuan Jakarta, mereka harus diapresiasi. Sandiaga memahami jika ada sebagian aparatur yang tergoda untuk bersikap tidak netral dalam pilkada.
"Kalau mereka meyakini saat itu mereka khilaf dan mengakui kesalahan mereka, dan siap mendukung pemerintahan kami, ya kami akan dukung dia. Kami akan beri apresiasi," tutur Sandiaga.
Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik akan mengusulkan ke Anies-Sandiaga setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk mencopot pejabat-pejabat yang tidak memiliki visi yang sama.
"Pokoknya yang tidak sevisi ya kami akan usulkan diganti saja," kata Taufik yang juga ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.
Partai Gerindra merupakan salah satu partai pengusung Anies dan Sandiaga di pilkada Jakarta periode 2017-2022. Gerindra berkoalisi dengan PKS memenangkan Anies-Sandiaga menghadapi pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Taufik mengatakan daripada menghambat pelaksanaan program yang dicanangkan pemimpin baru Jakarta, lebih baik diganti.
"Nahkodanya sudah berbeda. Pedayung juga diganti dong. Agar mendayungnya sesuai dengan arahan nahkoda. Kami kan butuh disuport program-programnya ya," ujar Taufik.
Sebelumnya, Taufik juga membuat pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan akan mengusulkan kepada Anies-Sandiaga untuk memberhentikan wali kota Jakarta Pusat, wali kota Jakarta Selatan, wali kota Jakarta Barat, dan wali kota Jakarta Utara.
"Wali kota yang ikut kampanye akan saya usulkan diganti. Wali kota Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat," kata Taufik, Senin (24/4/2017).
Selain itu, Taufik juga mengatakan akan mengusulkan audit terhadap sejumlah badan usaha milik daerah. Dia menduga sebagian pemimpin badan tersebut terlibat kampanye Ahok dan Djarot.
"Supaya nggak ada yang was-was semua akan kami apresiasi, tak terkecuali mereka yang terindikasi berpihak," kata Sandiaga di posko kampanye Anies-Sandiaga, Jalan Cicurug, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/4/2017).
Pasangan Anies dan Sandiaga dipastikan memenangkan pilkada Jakarta periode 2017-2022. Mulai Oktober 2017, Jakarta akan memiliki pemimpin baru.
Sandiaga mengatakan selama pejabat memiliki prestasi untuk kemajuan Jakarta, mereka harus diapresiasi. Sandiaga memahami jika ada sebagian aparatur yang tergoda untuk bersikap tidak netral dalam pilkada.
"Kalau mereka meyakini saat itu mereka khilaf dan mengakui kesalahan mereka, dan siap mendukung pemerintahan kami, ya kami akan dukung dia. Kami akan beri apresiasi," tutur Sandiaga.
Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik akan mengusulkan ke Anies-Sandiaga setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur untuk mencopot pejabat-pejabat yang tidak memiliki visi yang sama.
"Pokoknya yang tidak sevisi ya kami akan usulkan diganti saja," kata Taufik yang juga ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta.
Partai Gerindra merupakan salah satu partai pengusung Anies dan Sandiaga di pilkada Jakarta periode 2017-2022. Gerindra berkoalisi dengan PKS memenangkan Anies-Sandiaga menghadapi pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.
Taufik mengatakan daripada menghambat pelaksanaan program yang dicanangkan pemimpin baru Jakarta, lebih baik diganti.
"Nahkodanya sudah berbeda. Pedayung juga diganti dong. Agar mendayungnya sesuai dengan arahan nahkoda. Kami kan butuh disuport program-programnya ya," ujar Taufik.
Sebelumnya, Taufik juga membuat pernyataan mengejutkan. Dia mengatakan akan mengusulkan kepada Anies-Sandiaga untuk memberhentikan wali kota Jakarta Pusat, wali kota Jakarta Selatan, wali kota Jakarta Barat, dan wali kota Jakarta Utara.
"Wali kota yang ikut kampanye akan saya usulkan diganti. Wali kota Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat," kata Taufik, Senin (24/4/2017).
Selain itu, Taufik juga mengatakan akan mengusulkan audit terhadap sejumlah badan usaha milik daerah. Dia menduga sebagian pemimpin badan tersebut terlibat kampanye Ahok dan Djarot.
Komentar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!