Suara.com - Habis sudah wakil Indonesia di sektor tunggal putra Kejuaraan Bulutangkis Asia 2017. Hal ini setelah satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa di babak kedua, Ihsan Maulana Mustofa, takluk di tangan Chou Tien Chen.
Bermain di Wuhan Sports Center Gynasium, Wuhan, Cina, Kamis (27/4/2017), Ihsan menyerah dari pebulutangkis peringkat enam dunia setelah berjuang hingga selama tiga game, 16-21, 21-17, 13-21.
Ihsan, peringkat 37 dunia, memang secara level masih sedikit di bawah wakil dari Cina Taipei tersebut. Di game pertama saja, Chou tidak memberikan Ihsan kesempatan untuk mengunggulinya.
Barulah di game kedua, Ihsan berbalik mendominasi atas Chou yang merupakan unggulan keenam di turnamen ini.
Sayangnya, pada game penentuan, pebulutangkis jebolan PB Djarum ini tak mampu menahan gempuran Chou yang diakuinya memang sedikit di atas dia kualitasnya.
"Memang pertama main agak kaget, Chou serangannya tajam. Begitu angkat bola sedikit saja, langsung disambar. Saya tidak bisa keluar dari pola permainan ini," kata Ihsan usai pertandingan, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, hari ini.
"Saya mencoba untuk mengatur tempo permainan di game kedua, saya tidak mau keadaannya seperti game pertama. Cara ini berhasil, bola-bola pengembalian Chou tidak seperti di game pertama. Namun pada game ketiga, semua kembali lagi seperti game pertama, saya terbawa irama main lawan yang cepat, harusnya diatur dulu," lanjutnya.
"Saya harus meningkatkan kualitas permainan jadi lebih komplit lagi, baik dari fisik, stroke dan semuanya. Memang hasil ini mengecewakan, saya merasa seharusnya saya bisa menang dari lawan," tutur Ihsan.
Sebelumnya, dua wakil tunggal putra Indonesia lainnya, Tommy Sugiarto dan Anthony Sinisuka Ginting, sudah lebih dulu tersingkir di babak awal, Rabu (26/4/2017) kemarin.
Tommy dikalahkan wakil Jepang, Kenta Nishimoto, 14-21, 9-21, sedangkan Anthony juga takluk dari wakil Negeri Samurai lainnya, Takuma Ueda, lewat pertarungan rubber game, 13-21, 21-10, 17-21.
Di sektor ganda putra, pasangan Muhammad Rian Ardianto/Fajar Alfian juga tak dapat menggapai tiket perempat final setelah dikalahkan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Unggulan keempat dari Jepang ini menang dengan skor 21-17, 21-18.
Dengan hasil ini, Indonesia sementara baru mengirim satu wakil ke perempat final lewat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto.
Baca Juga: Resah, Lorenzo Minta Ducati Tiru Filosofi Yamaha
Masih ada tiga wakil lagi yang akan bertanding yaitu pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi, serta pasangan ganda putri Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana