Suara.com - Pangeran William dan Kate Middleton menggugat dua media massa yang berbasis di Prancis, yakni majalah Closer dan surat kabar umum La Provence, karena memublikasikan foto telanjang dada (topless) Middleton tahun 2012.
Pasangan Kerajaan Inggris tersebut, seperti dilansir laman berita daring Prancis lapresse.ca, Selasa (2/5/2017), menggugat serta menuntut ganti rugi kepada dua media tersebut senilai USD1,6 juta atau setara Rp21 miliar.
Selain kedua institusi tersebut, William dan Middleton juga menggugat dua editor Closer, yakni Cyril Moreau dan Dominique Jacovides.
Selanjutnya, mereka juga menggugat dua fotografer lepas (paparazi), serta jurnalis foto La Provence Valerie Suau.
Kelima orang tersebut, digugat atas tuduhan persekongkolan dan melanggar privasi.
Foto yang dipersoalkan Kerajaan Inggris tersebut adalah, potret Middleton tengah berjemur di pantai tanpa memakai bra.
Potret itu menunjukkan Middleton tengah berlibur di Prancis selatan, tahun 2012.
Pengadilan kasus itu akan digelar Rabu (3/5) hari ini waktu Prancis. Sementara sidang putusan akan digelar 4 Juli 2017.
Untuk diketahui, pengadilan Prancis telah memutus majalah Closer bersalah dan memberikan sanksi denda, tahun 2012 silam.
Baca Juga: Hantam Atletico, Seperti Ini Pujian Zidane Pada Pemainnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Wanti-wanti Peneliti UGM Soal Superflu, Tetap Bisa Fatal Bagi yang Rentan
-
Tersangka Korupsi Kini 'Dilindungi' dari Konferensi Penetapan KPK Imbas KUHAP Baru
-
Kronologi Suap Pajak KPP Madya Jakut: Diskon Rp59 M Dibarter Fee Miliaran Berujung OTT KPK