Suara.com - Seorang perempuan berusia 49 tahun di Prancis yang sudah dinyatakan meninggal selama satu jam, secara mendadak kembali hidup setelah ditolong oleh dua orang polisi.
Le Parisien versi daring, Kamis (27/4/2017), memberitakan, peristiwa aneh tapi nyata itu terjadi di Distrik 13 Kota Paris, Kamis (6/4) pekan lalu.
Perempuan yang sudah 20 tahun menderita anoreksia itu ditemukan oleh putrinya yang berumur 18 tahun terkapar tak sadarkan diri akibat serangan jantung dalam apartemennya, di Dunois Square, belakang Boulevard Vincent-Auriol, Kamis sore.
Sang putri lantas menelepon bantuan. Si ibu lantas dibawa ke Rumah Sakit Salpêtrière oleh ambulans yang disediakan petugas pemadam kebakaran.
Sekitar pukul 18.10 waktu setempat, dokter menyatakan perempuan tersebut sudah meninggal. RS itu juga langsung mengeluarkan surat yang menyatakan kematiannya.
Selang satu jam, dua polisi Distrik 13 mendatangi RS untuk membuat laporan mengenai peristiwa tersebut.
Namun, ketika kedua polisi itu menyibak kain yang menutupi tubuh mayat, mereka melihat sesuatu yang janggal.
"Ada gerakan di perut perempuan itu," tutur salah satu polisi tersebut. Mereka lantas memeriksa nadi, dan mendapati adanya denyut kehidupan.
Salah satu dari mereka lantas mengajak perempuan itu berbicara. Sementara polisi yang lain menelepon kantor pemadam kebakaran untuk memandu mereka melakukan CPR atau memicu jantung serta paru-paru.
Baca Juga: Indonesia Pimpin Forum Maritim Asean+8
Setelah melakukan tindakan CPR selama 30 menit, jantung perempuan itu kembali berdetak. Selanjutnya, perempuan itu dirujuk ke RS Necker-Enfants Malades. Kondisinya berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan selama sepekan.
Kisah tersebut mengundang perhatian Wali Kota Distrik 13 Paris, Jérôme Coumet.
"Ini adalah kebangkitan setelah Hari Paskah," tukas Jérôme. "C’est une résurrection après Pâques", s’enthousiasme Jérôme Coumet
Sementara Sekretaris Daerah Aliansi Polisi, Yvan Assioma mengatakan, peristiwa itu seperti film serial televisi kabel mengenai zombie, "Walking Dead".
Sementara dua polisi yang berhasil menolong perempuan itu, mendapat medali penghargaan dari Komisaris Polisi Distrik 13 Paris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik
-
Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal
-
Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang
-
Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza
-
Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina
-
Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan
-
Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya
-
Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah
-
Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok