Violinis Berbakat
Terlepas dari persoalan etnis, Baris adalah sosok yang sama seperti remaja-remaja lain seusianya. Sebagai anak bungsu, Baris cenderung manja dan kerap tersandung masalah di luar rumah.
Tapi, persamuhannya dengan biola membuat kehidupan Baris berubah. Ia tak lagi ugal-ugalan di jalan, melainkan tekun membaca balok-balok not.
Secara otodidak dan di bawah bimbingan sang kakak yang juga musikus, Baris perlahan mulai menguasai cara bermain biola. Ia lantas mengamen di jalan-jalan untuk mendapatkan uang, sehingga bisa membayar kursus biola.
Meski sudah memunyai nama sebagai violinis dan mengikuti kursus biola di daerahnya, Baris tak puas. Ia benar-benar ingin mencicipi bangku sekolah musik agar bisa menjadi profesional. Setelah mendapat pertimbangan orang lain, ia memilih Belgia.
“Tapi, persoalannya, dia tak memunyai pekerjaan dan tidak punya asuransi, sehingga tak mungkin mendapatkan visa secara legal,” terang Cengiz.
Seorang gadis teman sekolah dan mengaku mantan kekasih Baris, menuturkan persona si pemuda.
“Dia tak pintar-pintar amat dalam pelajaran lain. Tapi, semua orang mengakui dia berbakat bermain biola. Kami sangat senang kalau ia memainkan biola,” tuturnya.
Baris, kata dia, juga sosok pria yang sangat agresif sehingga kerapkali terlibat persoalan di dalam maupun luar sekolah. Tak jarang Baris terlibat perkelahian.
Baca Juga: Besok, Yamaha Xmax Diserahkan Ke Konsumen Pertama
“Meski begitu, dia adalah kekasih yang hangat. Percayalah, ketika dia sudah mencintai seseorang, Baris bisa melakukan apa saja untuk orang yang dicintainya,” tutur gadis itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal