Suara.com - Usai persidangan perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berakhir, kata kunci Ahok menjadi trending topic di Twitter zona Indonesia, siang ini.
Mereka mengomentari persidangan yang menjatuhkan hukuman dua tahun penjara dan perintah penahanan terhadap Ahok. Hukuman ini lebih berat dari tuntutan jaksa yang hanya satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun.
Sebagian warganet mengaitkan keputusan tersebut dengan kepentingan polisi.
"2 tahun itu kunci...ada pihak X yang gak mau ahok terlibat banyak di pilpres 2019..." tulis warganet.
Sebagian warganet prihatin dengan keputusan tersebut. Mereka menilai seharusnya Ahok dibebaskan karena tidak terbukti, apalagi sebelumnya jaksa menjerat Ahok dengan mengesampingkan pasal penistaan agama.
"Orang orang hebat itu selalu dibuang sama Indonesia pertama pak habibie, kemudian pak dahlan iskan, sekarang ahok," tulis netizen.
Netizen yang lain menyebut keputusan hakim tersebut tidak masuk akal.
"Sungguh vonis yang sangat tidak masuk akal, alangkah lucu nya negeri ini, yang sabar pak Ahok, orang jujur banyak ujian nya," tulis netizen.
Menanggapi fakta hukum vonis dua tahun penjara dan perintah penahanan, Ahok menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan majelis hakim.
Baca Juga: Pendukung Ahok Bawa Bunga Mawar Sambil Nangis
Vonis terhadap Ahok lebih berat daripada tuntutan jaksa. Jaksa hanya meminta hakim menjatuhkan hukuman penjara selama satu tahun dengan dua tahun masa percobaan.
Usai vonis, saat ini belum diketahui apakah Ahok langsung ditahan sebagaimana perintah hakim atau tidak. Informasi yang berkembang sekarang simpang siur mengenai itu usai persidangan.
Berita Terkait
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam