Pendukung Basuki Tjahaja Purnama di Tugu Proklamasi [suara.com/Bowo Raharjo]
Malam ini, pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memenuhi pelataran Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Cikini, Jakarta Pusat. Mereka menyelenggarakan acara bertajuk Malam Solidaritas atas Matinya Keadilan.
Acara tersebut dimulai pukul 18.45 WIB. Mayoritas pendukung Ahok mengenakan pakaian warna hitam.
Mereka bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Salah satu inisiator acara, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni, mengatakan kegiatan malam ini sebagai reaksi atas vonis dua tahun penjara kepada Ahok. Acara ini untuk menyampaikan pesan bahwa Ahok mendapatkan ketidakadilan.
"Banyak relawan Ahok dan Djarot yang merasa hasil akhir dari proses pengadilan kemarin tidak menggambarkan, proses persidangan sendiri, jadi ada ketidakadilan," kata Raja Juli di lokasi.
Raja Juli mengatakan vonis Ahok lebih berat dari tuntutan jaksa. Raja Juli menduga vonis tersebut dijatuhkan karena pengadilan terpengaruh tekanan massa yang selama ini menuntut Ahok dipenjara.
"Kita nggak tahu apa yang membuat itu terjadi. Kemungkinan sementara diduga adalah provokasi massa itu mempengaruhi putusan hakim," katanya.
Di pelataran Tugu Proklamasi, pendukung Ahok meyalakan lilin setelah Ketua Umum PSI Grace Natalie memulai.
"Kita nyalakan lilin bersama-sama sebagai tanda disebuah kegelapan. Seorang BTP (Basuki Tjahaja Purnama) yang ada di hati kita, mengajarkan politik nggak selamanya kotor," kata Grace.
Acara tersebut dimulai pukul 18.45 WIB. Mayoritas pendukung Ahok mengenakan pakaian warna hitam.
Mereka bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Salah satu inisiator acara, Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni, mengatakan kegiatan malam ini sebagai reaksi atas vonis dua tahun penjara kepada Ahok. Acara ini untuk menyampaikan pesan bahwa Ahok mendapatkan ketidakadilan.
"Banyak relawan Ahok dan Djarot yang merasa hasil akhir dari proses pengadilan kemarin tidak menggambarkan, proses persidangan sendiri, jadi ada ketidakadilan," kata Raja Juli di lokasi.
Raja Juli mengatakan vonis Ahok lebih berat dari tuntutan jaksa. Raja Juli menduga vonis tersebut dijatuhkan karena pengadilan terpengaruh tekanan massa yang selama ini menuntut Ahok dipenjara.
"Kita nggak tahu apa yang membuat itu terjadi. Kemungkinan sementara diduga adalah provokasi massa itu mempengaruhi putusan hakim," katanya.
Di pelataran Tugu Proklamasi, pendukung Ahok meyalakan lilin setelah Ketua Umum PSI Grace Natalie memulai.
"Kita nyalakan lilin bersama-sama sebagai tanda disebuah kegelapan. Seorang BTP (Basuki Tjahaja Purnama) yang ada di hati kita, mengajarkan politik nggak selamanya kotor," kata Grace.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
2 Eks PM Israel Bersatu Mau Gulingkan Benjamin Netanyahu
-
Dugaan Motif Anti-Kristen Terungkap dalam Manifesto Penembakan di Gala Dinner Donald Trump
-
Gempa Hokkaido Magnitudo 6,2 Picu Risiko Tanah Longsor
-
3 Demo Bakal Kepung Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Imbau Warga Hindari Sejumlah Titik
-
Lokasi Penembakan di Acara Trump Sama dengan TKP Percobaan Pembunuhan Reagan
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank