Suara.com - Tim Pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Teguh Samudera menceritakan kondisi Ahok yang sudah tujuh hari, mendekam di Markas Besar Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat sejak Rabu (10/5/2017).
Teguh menuturkan, saat dibesuk tim pengacara, Selasa (16/5/2017), Ahok tampak sehat dan kondisi tubuh yang cukup prima.
"Pak Ahok dalam keadaan semangat dan ceria. Dia banyak cerita tentang aktifitasnya. Dia selalu membaca Alkitab, selalu mengingat Tuhan dan rajin menulis pengalaman hidupnya. Sehari, dia (Ahok) menulis satu lembar," kata Teguh di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa siang.
Teguh mengatakan, pembesuk Ahok kekinian masih banyak dilakukan pihak keluarga. Sementara dari kalangan pejabat maupun politikus, sangat jarang.
"Ya, tadi jenguk lihat keluarganya pak Ahok saja. Ada ibunya Pak Ahok, adiknya, kerabat Pak Ahok," terangnya.
Sementara itu, tim pengacara juga tidak sempat bertemu dengan Pelaksana Tugas Gubernur Djarot Saiful Hidayat, yang juga datang menjenguk Ahok.
"Ya kami tadi hanya berpapasan saja dengan Pak Djarot. Kami pulang, beliau hadir jenguk. Ya cuma menyapa saja sama Pak Djarot,” ungkapnya.
Teguh mengatakan Ahok juga menitipkan pesan untuk para pendukung Ahok.
"Ya, pak Ahok berterima kasih (kepada pendukung Ahok), begitu banyak doa seluruh masyarakat yang mendukung yang simpatik kepada Ahok semoga tuhan memberikan jalan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini. Dan juga untuk pak Ahok sendiri," ujar Teguh.
Baca Juga: Djarot: Gagasan dan Pemikiran Ahok akan Tetap Abadi
Untuk diketahui, Ahok menghuni Rutan Cipinang, setelah selesai mengikuti sidang vonis perkara penodaan agama, Selasa (9/5). Namun, Rabu (10/5) dini hari, Ahok tiba-tiba dipindahkan ke Rutan Mako Brimob.
Ahok dijatuhi hukuman dua tahun penjara dan diperintahkan untuk ditahan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Ahok dinyatakan bersalah dalam kasus penodaan agama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar