Suara.com - Partai Golkar menargetkan 120 kursi di DPR untuk periode 2019-2024. Pada periode 2014-2019, Partai Golkar hanya mendapatkan 91 kursi di DPR, lebih sedikir di bawah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang mendapatkan 109 kursi.
Hal itu dikatakan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di sela-sela Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (23/5/2017).
"Makanya perubahan-perubahan kita harapan kita bisa buat strategi baru supaya ini bisa mencapai 120, paling nggak 115 saja bisa," kata Novanto.
Dia menganggap target ini bisa diwujudkan. Sebab, hal itu pernah terjadi pada masa Akbar Tandjung menjabat sebagai Ketua Umum. Kala itu, Partai Golkar mendapatkan 120 kursi. Namun, jumlah kursi di DPR menurun ketika Partai Golkar dipimpin oleh Jusuf Kalla dan Aburizal Bakrie (Ical).
Karenanya, Ketua DPR ini berharap ada terobosan yang dilakukan partai untuk mencapai target 120 kursi di DPR tadi. Caranya dengan sosialisasi-sosialisasi program partai, sosialisasi bakal caleg, serta sosialisasi Joko Widodo sebagai calon presiden.
"Karena nanti Pileg dan Pilpres 2019 kan langsung (serentak), maka strateginya "three in one" ini akan jadi basis kita untuk berjuang sejak awal," tutur Novanto.
Novanto menambahkan, saat ini Partai Golkar tengah melakukan evaluasi untuk merumuskan sedini mungkin mencari kemenangan sesuai dengan daerah pemilihannya. Dia pun berharap, para kadernya memiliki kualitas sehingga mampu menang dalam Pileg nanti.
"Jadi kita pilih (caleg) yang memang betul-betul sesuai dapilnya masing-masing, dengan kaidah-kaidah di derahnya masing-masing. Tidak kutu loncat, misal orang tinggal di NTT ditarik ke Kalimantan, kan komunikasinya susah," ujar dia.
Berita Terkait
-
Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Hadir
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret