Suara.com - Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri menceritakan kecintaannya terhadap alam dan tanaman, setiap ada kegiatan bepergian dirinya selalu membeli tanaman yang belum dimilikinya tersebut.
"Ya, saya setiap lihat ada tanaman yang belum saya punya, saya berhenti untuk membelinya ya," kata Megawati di acara peluncuran 'Gerakan Jaga Bhumi' di Rumah Yayasan Kebun Raya Indonesia, Jalan Mohammad Kafi 1 Kav. 123, nomor 36 A, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (24/5/2017).
Kecintaannya, Megawati terhadap tanaman, kala itu sempat juga diprotes oleh almarhum suaminya Taufik Kiemas. Ketika itu Megawati menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia periode 1999 - 2001.
"Sampai itu bapak ya (Taufik Kiemas) bilang, kamu ini sudah Wapres. Nanti sampai atap rumah pun penuh ditumbuhi tanaman. Saya memang cinta alam meski jadi ketua umum (PDIP) dan Wapres," ujar Megawati.
Mantan Presiden kelima Indonesia, menambahkan, sempat dimasa hidupnya Taufik Kiemas, mengajak Megawati untuk mengisi hari tuanya untuk tinggal di sebuah apartemen. Megawati menjawab baginya sama saja mempercepat umurnya untuk meninggal. Lantaran hobi yang digelutinya sejak kecil menanam tanaman akan tidak bisa.
"Sempat ketika itu, suami saya almarhum (Taufik) mengajak masa tua kami tinggal saja di apartemen, saya jawab kamu berarti mempercepat kematian saya," ujar Megawati, sambil tersenyum.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan