Suara.com - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, belum teradang di kejuaraan Thailand Open Grand Prix Gold 2017. Atlet pelatnas PBSI ini lolos ke 16 Besar turnamen berhadiah total 120 ribu dolar AS (sekitar Rp1,5 miliar).
Jonatan melaju ke 16 Besar usai memetik kemenangan pada babak kedua atas wakil Cina, Bai Yupeng, dua game langsung dengan skor 21-9, 23-21, Rabu (31/5/2017).
Menang mudah di game pertama, Jonatan harus kerja keras di game kedua hingga terpaksa terjadi setting.
"Di game pertama, lawan memang agak grogi. Jadi beberapa poin saya dapatkan dari kesalahan-kesalahan lawan. Pada game kedua, lawan mulai bermain lebih berani, dan saya tidak membaca perubahan ini," ujar Jonatan dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, hari ini.
"Saat itu saya banyak membuat kesalahan dan banyak poin didapatkan lawan. Kesulitan lainnya, lampu di lapangan agak silau, tetapi lawan juga merasakan hal ini, sama-sama nggak enak. Jadi saya harus pintar-pintar mengatur permainan," tambah pemain asal klub Tangkas Intiland ini.
Jonatan akan ditantang wakil tuan rumah, Khosit Phetpradab, pada perebutan tiket perempat final.
Pertemuan ini bakal menjadi pertemuan keempat, dimana dua pertemuan berhasil dimenangkan Jonatan, termasuk pertemuan terakhir di penyisihan grup B Piala Thomas 2016, dengan skor 15-21, 21-8, 21-17.
"Melawan Khosit pasti tidak gampang, terakhir bertemu pun saya menang dari dia juga nggak gampang. Yang pasti besok harus siap lebih capek, lebih ulet, lebih maksa, tenang dan fokusnya dijaga," tutur Jonatan
"Rata-rata pemain Thailand kalau main di kandang sendiri merasa percaya diri semua, ini yang saya waspadai," tambahnya.
Baca Juga: MotoGP Italia: Emosi Marquez Bergelora, Terkenang Mendiang Hayden
Jonatan berharap dapat meraih hasil terbaik di turnamen ini, apalagi dirinya tengah fokus untuk kembali mendokrak peringkatnya.
"Soal target, saya tidak mau memikirkan terlalu jauh, saya mau coba fokus per babak dulu. Saya mau dapat poin sebanyak-banyaknya di turnamen ini, karena rangking saya belakangan ini turun," pungkas Jonatan.
Sementara itu dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska terhenti di babak kedua usai dikalahkan Supanida Katethong (Thailand), dengan skor 15-21, 17-21.
Sedangkan, pasangan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto berhasil melewati babak pertama dengan mengalahkan Richard Eidestedt/Nico Ruponen (Swedia), dengan skor 19-21, 21-14, 21-16.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029