Suara.com - Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriani Rahayu berharap dapat menembus hingga final di turnamen Thailand Open Grand Prix Gold 2017.
Pasangan yang memulai debut di Piala Sudirman 2017 ini telah menembus babak perempat final usai mengalahkan Goh Yea Ching/Teoh Mei Xing (Malaysia), dengan skor 21-10, 21-16.
Peluang Greysia/Apriani ke partai puncak bisa dibilang cukup terbuka. Di babak perempat final yang akan berlangsung, Jumat (2/6/2017) sore ini, Greysia/Apriani akan menantang wakil Australia, Gronya Sommerville/Setyana Mapasa.
Jika lolos, keduanya bakal bertemu antara pasangan kualifikasi Savitree Amitrapai/Pacharapun Chochuwong (Thailand) atau rekan sepelatnas PBSI, Tania Oktaviani Kusumah/Nisak Puji Lestari.
"Target kami ingin masuk final, mudah-mudahan bisa juara. Persiapan paling penting itu jaga kondisi, fokus dan mental," tutur Apriani dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, hari ini.
Sementara itu, dua pasangan ganda putra Indonesia juga menjejakkan langkah di perempat final lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Berry Angriawan/Hardianto.
Di tunggal putra ada Jonatan Christie serta pasangan ganda campuran Ronald Alexander/Annisa Saufika.
"Kemarin kami masih belum enak mainnya, masih sering melakukan kesalahan sendiri. Cara mengatasinya, kami mainnya lebih simple, jangan buru-buru ingi mematikan lawan," jelas Fajar.
Jadwal Pertandingan Wakil Indonesia di Perempat Final Thailand Open, Jumat (2/6/2017)
Baca Juga: Melawat ke PSM, Persipura Berambisi Patahkan 'Magis' Mattoanging
Tunggal Putra:
- Jonatan Christie vs Brice Leverdez (Prancis)
Ganda Campuran:
- Ronald Alexander/Annisa Saufika vs Terry Hee Yong Kai/Tan Wei Han (Singapura)
Ganda Putri:
- Greysia Polii/Apriani Rahayu vs Gronya Sommerville/Setyana Mapasa (Australia)
- Tania Oktaviani Kusumah/Nisak Puji Lestari vs Savitree Amitrapai/Pacharapun Chochuwong (Thailand)
Ganda Putra:
- Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto vs Mark Lamsfuss/Marvin Emil Seidel (Jerman)
- Berry Angriawan/Hardianto vs Hang Chengkai/Zhou Haodong (Cina)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi
-
Tentara Israel Klaim Temukan Buku Mein Kampf Saat Cari Prajurit yang Tewas di Lebanon
-
Awal Mula Sahroni Sadar Diperas KPK Gadungan Rp300 Juta, Berawal dari Tamu Perempuan di DPR
-
KPK Bongkar Modus 4 Pegawai Gadungan yang Peras Ahmad Sahroni, Ternyata Bukan yang Pertama Kali!
-
Kasus Andrie Yunus Tetap di Militer, Menko Yusril Respons Usul Gibran Soal Hakim Ad Hoc
-
Suap Ijon Proyek Bekasi: KPK Sita Duit Kadis Henri Lincoln, Diduga 'Uang Panas' dari Sarjan
-
Riset Global Soroti Inovasi Pertanian AI dari Indonesia, Disebut Bisa Pulihkan Tanah Rusak