Suara.com - Paripurna istimewa dengan agenda pengunduran diri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur Jakarta, sekaligus mengusulkan Djarot Saiful Hidayat dilantik menjadi gubernur Jakarta definitif telah dilakukan DPRD DKI Jakarta pada Rabu (31/5/2017) lalu. Namun, hingga kini belum ada waktu pasti kapan Djarot dilantik sebagai gubernur Jakarta.
Kepada wartawan, Djarot belum tahu jadwal Prsiden Joko Widodo akan melantik dirinya sebagai gubernur Jakarta definitif.
"Saya belum tahu (waktu pelantikan), tanyakan ke mendagri. Itu infonya minggu ini akan diajukan ke presiden," ujar Djarot di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/6/2017).
Djarot menjelaskan setelah Kementerian Dalam Negeri mengirim surat hasil paripurna DPRD DKI yang isinya membahas tentang surat pengunduran diri Ahok, dan mengusulkan pelantikan Djarot sebagai gubernur Jakarta, selanjutnya tinggal menunggu waktu dari presiden Jokowi.
"Setelah itu menunggu jadwalnya presiden," kata Djarot.
Selasa (23/5/2017) lalu, Ahok resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai gubernur Jakarta ke Presiden Jokowi. Ahok mundur karena menerima putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara atas vonis dua tahun penjara kasus penodaan agama.
Saat ini Ahok tengah mendekam di penjara Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
Terkini
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Detik-Detik Mencekam Gempa Venezuela, Warga: Awalnya Ada Peringatan, Lalu Semua Berguncang Hebat
-
Krisis Hunian di Ibu Kota, Pramono Setujui Pembangunan 11 Rusun Raksasa
-
Update Jumlah Korban Gempa Venezuela: 732 Warga, Ribuan Bangunan Rusak
-
PDIP Kritik Pernyataan Prabowo soal Demo Bayaran, Dinilai Bernada Ancaman ke Rakyat
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Aliran Gratifikasi Proyek Rp17 Miliar
-
Krisis Dokter di Pelosok, Legislator DPR Usul Pemerintah Pakai AI Jadi Solusi Darurat
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?