Dari sinilah, lanjut JK, terorisme berawal. Dan, kalau induknya tidak berhenti, semuanya juga akan terus beranak-pinak.
Akibat maraknya aksi terorisme akhir-akhir ini, Indonesia sebagai negara berpenduduk mayoritas beragama Islam juga terkena dampaknya. Antara lain aksi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, akhir Mei lalu, dan yang lebih parah adalah cap bahwa Indonesia masih jadi "sarang teroris".
"Padahal kita adalah korban, Indonesia bukan negara gagal. Pemerintah tidak akan membiarkan paham-paham radikal dan ekstrem menyebar luas di Indonesia," kata dia.
Meskipun demikian, Wapres tidak memungkiri adanya perkembangan pikiran-pikiran radikal dan ekstrem di kalangan masyarakat, antara lain yang menyerukan khilafah dan mengaku berasosiasi dengan ISIS.
"Tapi jumlahnya tidak sebesar yang dibayangkan, karena 'majority' dari orang Indonesia tidak setuju dengan itu," jelas dia.
Terkait dengan upaya penanggulangan terorisme, Jusuf Kalla juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Shinzo Abe di sela-sela Forum Nikkei, yang salah satunya membahas komitmen Jepang untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia.
Komitmen Jepang tersebut, antara lain ditunjukkan melalui penandatangan Nota Pertukaran mengenai Sistem Deteksi Wajah dan Gerakan kepada Pemerintah Indonesia pada akhir Mei 2017.
Menurut Wapres, komitmen kerja sama antarnegara dalam menanggulangi terorisme, melakukan tindakan preventif, dan upaya deradikalisasi perlu ditingkatkan karena pada akhirnya perdamaian harus dipupuk secara terus-menerus. (Antara)
Baca Juga: Kongres Dayak Internasional Diharapkan Tolak Aliran Radikal
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan