Suara.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Banten memastikan H-7 atau seminggu sebelum Lebaran jalur mudik di wilayah Provinsi Banten sudah siap dilalui.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Hadi Suryadi di Serang mengatakan sebagian jalur mudik di Provinsi Banten, baik yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Banten saat ini belum siap dilalui pemudik.
"Ditargetkan seminggu sebelum Lebaran sudah selesai," kata Hadi Suryadi setelah melakuan pertemuan dengan Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Selasa (6/6/2017).
Ia menjelaskan, ada sekitar 20 persen jalur mudik dan jalur pariwisata yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Banten yang masih dalam proses perbaikan. Menurut Hadi, jalur mudik utama yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat adalah jalur Tangerang Serang Merak (TSM), Merak-Anyar, Anyar-Carita, Carita-Labuan, Labuan-Cibaliung, dan Cibaliung-Sumur.
"Itu jalan nasional yang jadi andalan mudik dan pariwisata," imbuhnya.
Sedangkan untuk jalan provinsi yang menjadi alternatif utama adalah Serang-Gunungsari, Gunungsari-Mancak, dan Mancak-Anyar. Jalur lainnya adalah Mengger-Mandalawangi di Kabupaten Pandeglang serta jalur wisata religi di Serang-Lopang.
Adapun jalur alternatif mudik dan wisata menuju Pantai Anyer adalah jalur Palima-Pasar Teneng.
"Ini sudah kami beton sampai Padarincang, dari Padarincang ke Anyar sudah kami lelang dan kontraktornya sudah siap. Tahun ini kemungkinan selesai," kata Hadi.
Ia mengatakan untuk jalan nasional pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten Toni Fathoni Mukhson mengatakan untuk kesiapan jalur mudik,
Provinsi Banten mengaku siap meskipun ada beberapa jalan yang masih dalam perbaikan, seperti di jalur Palima-Pasar Teneng.
"Tidak ada lubang yang membahayakan dan kerusakannya pun bisa ditoleransi," kata Toni. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua