Kuasa hukum tersangka kasus penyebaran konten pornografi, Firza Husein, saat memberikan keterangan pers terkait hasil pemeriksaan 1x24 jam di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (17/5/2017) malam. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Pengacara Firza Husein, Aziz Yanuar, mempertanyakan posisi Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan sebagai penegak hukum atau pembaca acara gosip dalam kasus pornografi yang dituduhkan kepada Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein. Hal ini menyusul pernyataan Iriawan yang menyebut Firza memiliki kedekatan khusus dengan pimpinan Rizieq.
"Kapolda itu pembawa acara gosip atau penegak hukum? Kalau pembawa acara gosip fine-fine aja, saya rasa itu nggak mau tanggapinlah. Kalau penegak hukum, masak bilang ada hubungan pribadi macam itu, apa dasar hukumnya," kata Aziz, Rabu (7/6/2017).
Lalu, Aziz mempertanyakan apa hubungan kedekatan tersebut dengan tindak pidana yang dituduhkan kepada Rizieq dan Firza.
"Kapolda itu pembawa acara gosip atau penegak hukum? Kalau pembawa acara gosip fine-fine aja, saya rasa itu nggak mau tanggapinlah. Kalau penegak hukum, masak bilang ada hubungan pribadi macam itu, apa dasar hukumnya," kata Aziz, Rabu (7/6/2017).
Lalu, Aziz mempertanyakan apa hubungan kedekatan tersebut dengan tindak pidana yang dituduhkan kepada Rizieq dan Firza.
"Ya saya nggak mau bantahlah, bisa membuktikan itu, meskipun hal yang nggak ada dibuat ada. Sekarang hubungan sama pidananya apa?" katanya.
Aziz mengumpamakan jika chat sex antara Firza daan Rizieq Shihab misalnya benar, tetap tidak bisa dikategorikan sebagai tindak pidana. Menurut Aziz hal tersebut masuk dalam ranah pribadi.
"Oke, berarti pribadi kan, terus masuk pidana nggak?Nah, ini masalah pribadi dikaitkan dengan masalah publik. Atau ada kaitan dengan masalah HRS (Habib Rizieq Shihab), atau dari FH (Firza Husein), nggak ada kan. Ada gak laporan dari pihak HRS atau FH nya, gak ada kan. Maksud saya hubungannya dengan masalah pidananya itu apa. Kalau beliau (Kapolda) ngomong masalah gosip ya silakan, cuma saya nggak mau nanggapi," kata Aziz.
Iriawan menyebut Rizieq memiliki kedekatan dengan Firza setelah mendengarkan kesaksian Fatimah Husein Assegaf alias Kak Ema.
"Saksi yang mengetahui hubungan antara Firza dengan Habib Rizieq itu aja. Curhatnya Firza kan ke kak Ema, jadi saksi tahu betul," kata Iriawan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (6/6/2017)
Kak Ema diduga mengetahui lebih jauh hubungan Rizieq dan Firza. Adanya hubungan itu sulit dibantah, katanya, apalagi setelah ada percakapan yang beredar di situs baladacintarizieq.com.
"Untuk apa kami karang-karang, buktikan dari percakapan kan ada. Kan dari saksi dan percakapan udah ada ya," kata dia.
Kapolda menyebutkan jalinan hubungan Rizieq dan Firza sudah cukup lama.
"Cukup lama," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?