News / Nasional
Rabu, 07 Juni 2017 | 13:27 WIB
Sejumlah pengunjung menyaksikan seekor gajah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan, pada 26 Desember lalu (Antara/Fakhri Hermansyah).

Sedangkan bagi wisatawan yang ingin melihat langsung satwa tersebut di habitatnya dapat mengambil fasilitas trekking ke dalam hutan.

Pihak BKSDA, menyediakan paket trekking ke dalam hutan untuk melihat gajah-gajah betina. Setiap hari posisi delapan gajah itu dipantau oleh dua hingga empat orang pawang.

Abu menambahkan, pengembangan wisata alam di TWA Seblat belum dapat optimal karena keterbatasan sarana dan prasarana, antara lain ketiadaan jembatan penyeberangan dari Desa Sukabaru menuju PLG yang dipisahkan aliran Sungai Seblat.

"Kalau menyeberang dengan perahu kecil resikonya cukup tinggi, tidak aman," ujarnya.

Saat ini para pawang dan petugas pakan masih mengandalkan satu perahu kecil untuk menyeberangi Sungai Seblat menuju kamp PLG.

Rencana pembangunan jembatan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) setempat sempat memberi secercah harapan.

Namun, pembangunan pondasi jembatan dari bagian PLG Seblat sudah retak akibat pergerakan tanah yang disebabkan abrasi tinggi.

"Perlu kajian matang untuk menentukan posisi pondasi yang aman dari gerusan air sungai," kata Abu.

Selain jembatan, kondisi jalan menuju menuju Desa Sukabaru juga dikeluhkan oleh para wisatawan.

"Jalan rusak berlubang besar menuju area wisata Seblat, ini membuat kurang nyaman, " kata Rahmadeni, seorang wisatawan lokal.

Kondisi jalan yang aspalnya sudah terkelupas membuat rute dari tugu gajah di Desa Kota Bani menuju Desa Sukabaru menghabiskan waktu tempuh satu jam.

Padahal, bila kondisi jalan memadai, waktu tempuh dapat lebih singkat menjadi 15 menit.

"Seharusnya rute ini jadi perhatian pemerintah, apalagi area wisata Seblat adalah salah satu objek wisata yang diminati," katanya.

Wisata habitat gajah Sumatera di TWA Seblat dapat dijangkau dengan berkendara empat jam dari Kota Bengkulu menuju Desa Koto Bani.

Dari Desa Koto Bani dibutuhkan satu jam berkendara ke Desa Sukabaru dan menyeberang ke PLG Seblat.

Load More