- Menteri Haji dan Umrah mengumumkan kenaikan signifikan personel TNI-Polri sebagai PPIH pada tahun 2026.
- Jumlah personel TNI-Polri bertambah dari 75 menjadi 183 orang untuk penguatan perlindungan jemaah.
- Personel tersebut akan ditempatkan pada pos perlindungan utama serta pelayanan lansia dan konsumsi di berbagai lokasi.
Suara.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengungkapkan adanya kenaikan signifikan jumlah personel TNI-Polri yang akan bertugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) pada tahun 2026.
Kenaikan jumlah personel ini mencapai lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Irfan, sapaan akrabnya, saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/1/2026).
Ia menyebut penguatan personel keamanan dan pelayanan ini bertujuan untuk memaksimalkan perlindungan bagi jemaah haji Indonesia.
"TNI-Polri hari ini kita ada 183 orang. Tahun kemarin ada 75, berarti ada kenaikan hampir 100 persen lebih," kata Gus Irfan.
Ia menambahkan bahwa saat ini para personel tersebut tengah menjalani pelatihan intensif di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Meski mayoritas personel TNI-Polri difokuskan untuk tugas perlindungan jemaah (linjam), mereka juga akan disebar ke berbagai pos pelayanan lainnya.
"Tetapi juga ada beberapa pos lain yang kita tempatkan teman-teman dari TNI-Polri juga. Misalkan pelayanan lansia, kemudian pelayanan konsumsi, juga ada semuanya. Karena kita ingin bahwa teman-teman TNI-Polri ada di beberapa layanan bisa terwakili semuanya," jelasnya.
Senada dengan Menhaj, Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, sebelumnya juga memberikan rincian terkait penambahan personel ini.
Dahnil memaparkan bahwa langkah penambahan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja prajurit TNI dan Polri yang selama ini dinilai sangat membantu dalam urusan perhajian.
Baca Juga: Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
"Tadi kan sudah disebutkan Pak Menteri ya, ada 185 (personel TNI-Polri jadi PPIH). Jadi tahun lalu sekitar 80, tahun ini 185," kata Dahnil saat membuka Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Minggu (11/1/2026).
Dahnil membeberkan bahwa alasan utama di balik lonjakan jumlah personel ini adalah faktor disiplin dan dedikasi yang dimiliki para personel TNI-Polri dalam melayani jemaah.
"Tingkat kedisiplinannya, tingkat dedikasinya, tingkat pelayanan ke jemaah itu tinggi rata-rata. Nah itulah kenapa sebagai bentuk apresiasi kami terhadap para prajurit TNI, Polri yang selama ini banyak membantu tugas-tugas perhajian, itu kami menambah jumlah petugas dari TNI dan Polri," tutup Dahnil.
Berita Terkait
-
Kasus HGU di Lahan TNI AU Masuk Dua Jalur Hukum, Kejagung dan KPK Telusuri Dugaan Korupsi Lama
-
Begini Jalur Evakuasi Korban Pesawat ATR42-500 dari Puncak Gunung Bulusaraung
-
Mahfud MD Yakin Ada Korupsi di Kasus Kuota Haji: Feeling Saya Mengatakan Pasti Ada
-
Boni Hargens: Rekrut Atlet SEA Games Bukti Komitmen Moral Kapolri Listyo Sigit
-
Jaring Aspirasi Lewat Media Kreatif, Baharkam Polri Gelar Festival Komik Polisi Penolong
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
Langit Yerusalem Membara Dihujani Rudal Klaster Iran, Ledakan Keras Guncang Israel
-
Ongkos Mental Debat K-pop: Keretakan Fans Korea dan Asia Tenggara
-
Konflik AS-Iran Memanas: Bagaimana Nasib Iran di Piala Dunia 2026?
-
Iran Sebut Tangkap Tentara AS, Washington Membantah
-
Negara Teluk "Hujan" Rudal, Mengapa Presiden Iran Minta Maaf Lalu Serang Lagi?
-
TNI Siaga 1 Hadapi Dampak Perang Iran, Simak 7 Perintah Panglima Jenderal Agus Subiyanto
-
Possum & Glider Papua 'Bangkit dari Kepunahan' Setelah 6.000 Tahun
-
Banjir Jakarta Meluas: Cek Daftar 17 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Berhenti Operasi Hari Ini
-
Menakar Ketahanan Energi RI: Stok BBM 20 Hari Jadi Sorotan Tajam
-
Ribuan Berkas Epstein Files Mendadak Hilang, Banyak Singgung Donald Trump