Suara.com - Mbah Yarti (60) dilaporkan hilang di hutan wilayah Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, Selasa (6/6/2017), lalu.
Badan SAR Nasional Palembang menerima laporan mengenai kejadian hilangnya perempuan lansia tersebut dari Akhmad Akbar yang merupakan anggota dari BPBD Lahat pada Rabu (7/6/2017) pukul 22.30 WIB.
Menurut informasi resmi yang diperoleh Suara.com dari Basarnas, pencarian saat itu langsung dilakukan dengan mengirimkan 15 personil ke lokasi hutan di Kecamatan Gumay Talang yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.
Penyisiran yang dilakukan oleh personil Basarnas Palembang yang dibantu unsur BPBD Lahat, Koramil Gumay Talang dan masyarakat setempat dibagi menjadi beberapa sektor dan dilakukan secara simultan.
Hingga Senin (12/6/2017), proses pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR. Tim pencari berharap dapat segera menemukan Mbah Yarti dalam keadaan selamat.
Sementara itu Mbah Karmin (70), warga RT 1, RW 3, Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Timur, juga hilang ketika membersihkan kebun tebu milik Haji Suyit pada Sabtu (10/6/17).
Sabtu pagi pukul 06.00 WIB korban diketahui berangkat ke kebun tebu. Hingga pukul 12.00 WIB, dia diketahui oleh penjaga kebun beraktivitas. Saat itu terlihat korban sedang membakar daun kering.
Menjelang sore, korban belum juga kembali ke rumah. Asroni, anak korban, curiga biasanya sekitar pukul 16.30 WIB sudah pulang. Anak Mbah Karmin kemudian menyusul ke kebun dan menyisir area sawah, namun tidak menemukan korban.
Asroni hanya menemukan sepeda, celana panjang hitam, arit, dan sepatu milik korban yang tercecer.
Minggu (11/6/2017) pukul 06.00 WIB, keluarga Mbah Karmin melapor ke Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Pos Sar Jepara.
Pencarian pun dilakukan personil Pos SAR Jepara bersama unsur SAR gabungan dengan menyusuri persawahan dan kebun tebu.
Akhirnya pada pukul 09.00 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Korban kami temukan dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi korban bakar - bakaran, sekitar 100 meteran," ujar Koordinator Pos SAR Jepara Wisnu Yuas.
"Korban langsung kami bawa ke rumah duka untuk dikebumikan," Wisnu menambahkan.
Tag
Berita Terkait
-
Mukjizat di Perkebunan Rambunan: 5 Hari Hilang di Hutan, Nenek 79 Tahun Ditemukan Selamat!
-
Kecelakaan Maut Bekasi Timur: Mengapa Sistem Keamanan Kereta Gagal Mengadang Tragedi?
-
Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal
-
14 Orang Tewas di Tragedi Maut Bekasi Timur, Media Asing Soroti Keselamatan Transportasi RI
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Perpecahan di Partai Republik? Kongres AS Desak Trump Hentikan Agresi Militer ke Iran
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026