- Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April malam WIB.
- Dampak tabrakan hebat tersebut mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka.
- Media internasional menyoroti peristiwa ini sebagai tambahan daftar panjang kecelakaan kereta api yang sering terjadi di Indonesia.
Suara.com - Kecelakaan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam WIB jadi sorotan media internasional.
Salah satu media internasional, Aljazeera, seperti dikutip Selasa (28/4) menuliskan kecelakaan KRL ini menambah daftar panjang kecelakaan besar yang pernah terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Kecelakaan kereta api bukanlah hal yang jarang terjadi di jaringan kereta api Indonesia," tulis Aljazeera.
Dalam laporannya, Aljazeera juga mengangkat sejumlah kecelakaan kereta api yang terjadi di Indonesia, seperti kecelakaan kereta api pada 2010 di Jawa Tengah.
"Pada tahun 2010, sebuah kereta api dari Jakarta menabrak bagian belakang kereta api lain yang sedang berhenti di sebuah stasiun di provinsi Jawa Tengah, menewaskan 36 orang, dan pada tahun 2015, sebuah kereta penumpang menabrak sebuah minibus di perlintasan tanpa penjagaan di Jawa Barat, menewaskan 18 orang,"
Sementara itu, Kepala Basarnas, Mohammad Syafii, mengungkap tantangan besar yang dihadapi tim SAR dalam proses evakuasi korban tabrakan antara KRL commuter line dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Menurutnya, kerasnya benturan dua kereta membuat kondisi di lokasi sangat kompleks. Terlebih, bagian lokomotif kereta jarak jauh sampai menembus masuk ke dalam gerbong KRL yang menjadi titik utama ditemukannya korban.
“Kejadian ini merupakan kejadian yang luar biasa, karena memang kita tahu bahwa dua kereta berbenturan. Dari situ kita sama-sama melihat bahwa lokomotif bisa sampai masuk ke satu gerbong Commuter,” ujar Syafii dalam konferensi pers di stasiun Bekasi Timur.
Berdasarkan data terakhir dari pihak KAI, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan itu tercatat 14 orang dan 84 orang lainnya luka-luka.
Baca Juga: Tragedi Kecelakaan di Bekasi Timur, Kenapa Kereta Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
Sementara itu, 84 korban luka mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.
Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Tag
Berita Terkait
-
Tragedi Kecelakaan di Bekasi Timur, Kenapa Kereta Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
-
Basarnas Ungkap Alasan Lokomotif KA Argo Bromo Tak Langsung Dievakuasi: Ada Nyawa yang Terjepit
-
KA Argo Bromo Anggrek Secepat Apa? Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Haru dan Cemas, Warga Padati Pos Pengaduan Cari Kabar Korban Tabrakan KRL
-
Daftar Kecelakaan Taksi Green SM, Terobos Palang Perlintasan KRL hingga Tabrak Tukang Nasi Goreng
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian