Suara.com - Ada kabar gembira bagi pencinta tinju Tanah Air, khususnya bagi para penggemar Daud Yordan. Petinju terbaik Indonesia saat ini tersebut direncanakan akan kembali naik ring pada Juli mendatang.
Hal itu diungkapkan Raja Sapta Oktohari selaku promotor tinju Daud Yordan dari Mahkota Promotions.
"Masih negosiasi, utamanya dengan badan tinju WBA. Targetnya Juli ini Daud akan kembali bertarung," kata Okto di Jakarta, Senin (12/6/2017).
Untuk calon lawan yang bakal dihadapi, Okto masih belum bisa memberitahukan secara detail terkait pertarungan yang kemungkinan akan digelar di luar negeri tersebut.
Okto hanya menjelaskan, duel nanti tidak lain guna tetap menjaga performa Daud yang pada, Sabtu (10/6/2017) lalu, tepat berusia 30 tahun.
"Daud tidak boleh dibiarkan kosong (tanpa pertarungan dalam jangka waktu lama). Saya tidak mau mengulangi kesalahan yang sama," ujar putra Ketua DPD Oesman Sapta Odang.
"Jadi sekarang, setiap 3-4 bulan kita akan cari pertarungan untuk Daud. Soalnya pada duel terakhir, Daud penampilannya sangat tajam," lanjut mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).
Daud terakhir kali naik ring, yakni pada 25 Maret 2017. Dalam duel di OCBC Arena, Singapura, Daud menjungkalkan sang lawan Campee Phayom dari Thailand lewat kemenangan KO di ronde kedua.
Kemenangan KO itu jadi yang ke-25 dalam 39 karier pertarungan Daud di kancah tinju profesional.
Baca Juga: Tercecer ke Posisi 5 Usai MotoGP Catalunya, Emosi Rossi Meninggi
"Kalau tidak ada halangan, minggu kedua bulan Juli saya akan berangkat ke Thailand. Di sana, saya ada negosiasi khusus dengan badan tinju dunia, ada beberapa badan tinju dunia yang akan hadir nanti--untuk merampungkan rencana duel Daud," tandas Okto, yang juga ketua umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI).
Berita Terkait
-
Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI
-
GFC Series 2 Siap Guncang Bali! Duel Aziz vs KKajhe Jadi Sajian Utama
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?