Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Brigadir Jenderal Suntana mengimbau warga tetap waspada karena momentum Lebaran sering dipakai penjahat untuk beraksi.
"Momen bulan puasa dan menjelang lebaran dimanfaatkan beberapa kelompok kejahatan untuk melakukan aksinya karena ada masyarakat yang mengambil uang, menitipkan di pegadaian dan lain-lain," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Selasa (13/6/2017)
Ada dua kasus menonjol yang terjadi di bulan Ramadan yaitu perampokan disertai pembunuhan terhadap nasabah bank bernama Davidson Santono di dekat SPBU, Jalan Daan Mogot kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017). Kemudian kasus pencurian disertai pembunuhan terhadap remaja putri bernama Italia Chandra Kirana Putri (23) di rumahnya, gang Raung, RT 2, RW 10, blok B6, nomor 14, Perum Bugel Indah, Bugel Karawaci, Tangerang Kota, Senin (12/6/2017).
"Saya tidak mengatakan angka kejahatan semakin meningkat karena memang dari angka kamtibnas dibandingkan lebaran tahun lalu angka kamtibnas dengan sekarang ini kita sangat jauh sekali bedanya. Kami mengalami penurunan," kata dia.
Penurunan angkat kasus kejahatan terjadi karena kepolisian meningkatkan upaya pencegahan.
"Angka kejahatan masih bisa kita tekan. Yang tadi saya sampaikan dibandingkan lebaran tahun lalu ini sangat ini. SOTR (sahur on the road) tidak terjadi keributan, track-trackan bisa kami cegah, geng motor yang diramaikan itu tidak terlalu ini, kami bisa cegah. Anggota patroli siang malam ke masjid terus melakukan imbauan kamtibmas," kata dia.
Terkait dua kasus menonjol tadi, Suntana mengatakan sedang ditangani aparat.
"Anggota sudah on the track. Mohon doa dalam waktu dekat kita bisa mengungkap dan menyampaikan kepada masyarakat," katanya.
"Momen bulan puasa dan menjelang lebaran dimanfaatkan beberapa kelompok kejahatan untuk melakukan aksinya karena ada masyarakat yang mengambil uang, menitipkan di pegadaian dan lain-lain," kata Suntana di Polda Metro Jaya, Selasa (13/6/2017)
Ada dua kasus menonjol yang terjadi di bulan Ramadan yaitu perampokan disertai pembunuhan terhadap nasabah bank bernama Davidson Santono di dekat SPBU, Jalan Daan Mogot kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017). Kemudian kasus pencurian disertai pembunuhan terhadap remaja putri bernama Italia Chandra Kirana Putri (23) di rumahnya, gang Raung, RT 2, RW 10, blok B6, nomor 14, Perum Bugel Indah, Bugel Karawaci, Tangerang Kota, Senin (12/6/2017).
"Saya tidak mengatakan angka kejahatan semakin meningkat karena memang dari angka kamtibnas dibandingkan lebaran tahun lalu angka kamtibnas dengan sekarang ini kita sangat jauh sekali bedanya. Kami mengalami penurunan," kata dia.
Penurunan angkat kasus kejahatan terjadi karena kepolisian meningkatkan upaya pencegahan.
"Angka kejahatan masih bisa kita tekan. Yang tadi saya sampaikan dibandingkan lebaran tahun lalu ini sangat ini. SOTR (sahur on the road) tidak terjadi keributan, track-trackan bisa kami cegah, geng motor yang diramaikan itu tidak terlalu ini, kami bisa cegah. Anggota patroli siang malam ke masjid terus melakukan imbauan kamtibmas," kata dia.
Terkait dua kasus menonjol tadi, Suntana mengatakan sedang ditangani aparat.
"Anggota sudah on the track. Mohon doa dalam waktu dekat kita bisa mengungkap dan menyampaikan kepada masyarakat," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Sudah Bocor! Ini Prediksi Awal Ramadan 1447 H Berdasarkan Hasil Hisab Kemenag
-
Kapan Libur Lebaran Anak Sekolah 2026? Ini Jadwal Lengkapnya
-
5 Tipe Motor yang Tak Layak untuk Mudik Jarak Jauh Saat Lebaran
-
Kapan Lebaran NU dan Muhammadiyah Tahun 2026? Cek Jadwal dan Penjelasannya
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?
-
Terjerat Utang Judi Online, Pria di Boyolali Rampok Tetangga dan Bunuh Bocah 6 Tahun
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Mahkamah Agung Konfirmasi Penangkapan Wakil Ketua PN Depok dalam OTT KPK
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
-
7 Fakta OTT KPK di Bea Cukai, Bos PT Blueray Jadi Buronan KPK!