Suara.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Armanatha Nasir mengatakan kunjungan mantan Presiden Amerika Serikat Obama dan keluarga ke Indonesia nanti bukan dalam rangka kepentingan bilateral, melainkan kunjungan pribadi. Obama datang ke negeri yang pernah menjadi tempat tinggalnya sewaktu kecil untuk berlibur mulai akhir Juni hingga awal Juli 2017.
"Dia kan ke sini kan kunjungan pribadi ya. Kita harus konfirmasi juga, kalau nggak salah dia ke sini dalam rangka untuk liburan bukan untuk kunjungan bisnis atau bilateral. Itu kunjungan pribadi itu tidak official seperti ini," ujar Armanatha kepada Suara.com, Selasa (13/6/2017).
Ketika ditanya apakah ada pengamanan dari pemerintah kepada Obama dan keluarga selama di Indonesia, Armanatha mengatakan tentu pengamanan tetap diberikan terhadap Presiden Amerika ke 44.
"Iya (Ada Pengamanan). Karena dia memang tentunya ada permintaan dari Dubes Amerika. Pengamanan akan kita diberikan sebagai mantan presiden. Tapi nggak tahu, yang tahu Sekretaris Negara," kata dia.
Salah satu agenda Obama di Indonesia ialah membuka Kongres Diaspora Indonesia yang keempat di Kasablanka Hall, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada 1 Juli 2017.
Kongres Diaspora Indonesia merupakan perhelatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Indonesian Diaspora Network Global. Jaringan ini dibentuk sewaktu kongres pertama di Los Angeles tahun 2012.
"Jadi nanti Mr. Obama akan menjadi keynote speech di tanggal 1 Juli 2017. Dimana hari itu kami memulai kongres," kata Ketua Board of Trustees IDNG Dino Patti Djalal dalam konferensi pers di gedung Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017).
Lebih jauh, Dino mengungkapkan agenda Obama di Indonesia. Sebelum menjadi keynote speech, Presiden Amerika Serikat ke 44 akan berlibur ke beberapa daerah di Indonesia.
"Kalau itu saya nggak bisa bilang. Karena itu merupakan privacy dari pihak Obama, jadi kami nggak bisa bilang. Tanggal kedatangannya pun belum bisa bilang juga. Yang pasti tanggal 1 Juli itu ada," katanya.
Menurut informasi yang diterima Suara.com, Obama akan berada di Indonesia selama 10 hari.
Destinasi wisata yang kabarnya akan dikunjungi Obama dan keluarga yaitu Pulau Bali. Rencananya, Obama juga akan melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.
Tag
Berita Terkait
-
4 Ucapan Kontroversial Trump di Depan Donatur Partai Republik: Serang Media AS hingga Obama
-
Direktur Inteljen AS Tuduh Barack Obama Berkhianat Karena 'Manipulasi' Pemilu
-
Segini Harta Kekayaan Michelle Obama yang Kena Rumor Perceraian dengan Barack Obama
-
Diterpa Rumor Perceraian dengan Barack Obama, Michelle Obama Ungkap Fakta Sebenarnya!
-
Moment Langka! Trump dan Obama Terlihat Akrab saat Pemakaman Jimmy Carter
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan
-
Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya
-
Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana
-
Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR
-
Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah
-
Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day
-
Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik
-
Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK