Suara.com - Jangan pernah berharap memiliki paspor dengan mudah di negara satu ini. Dengan hanya menerbitkan tiga pada satu waktu, Perintah Militer Berdaulat Malta diperkirakan memiliki paspor paling tidak jelas di dunia.
Paspor ordo Katolik dikeluarkan hanya untuk tiga pejabat tertinggi, yakni grand master, wakil grand master dan kanselir.
Seperti yang disebutkan di situs tanya jawab Quora, semua perwira lainnya menggunakan paspor yang dikeluarkan oleh negara asal mereka.
Dengan judul lengkap, Ordo Pengawal Militer Berdaulat dari Saint John dari Yerusalem di Rhodes dan Malta, berasal sebagai Hospitaller Knights Salib pada tahun 1099.
Sejak kehilangan pulau Malta pada tahun 1800, tanah kedaulatan militer ini terbatas pada dua sifat ekstrateritorial di Roma, dari mana ia menerbitkan prangko, mata uang, dan paspor sendiri.
ordo Katolik, sebagai organisasi amal. menawarkan bantuan medis di seluruh dunia.
Melibatkan lebih dari 13.500 ksatria, dames, dan pendeta bersama dengan 80.000 relawan permanen dan 25.000 karyawan.
Perintah tersebut memiliki hubungan diplomatik dengan 106 negara yang berbeda termasuk Spanyol, Rusia, dan Amerika Serikat. [Business Insider]
Baca Juga: Inilah Paspor Terkuat dan Paling Bernilai di Dunia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
27 Psikiater Analisis Kondisi Mental Donald Trump, Apa Hasilnya?
-
KontraS Ragukan Motif Dendam Pribadi dalam Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Putus Rantai Komando
-
Ironi Ketua Ombudsman Hery Susanto: Jadi Tersangka Kejagung, Padahal Baru Seminggu Dilantik Prabowo
-
Skandal Suaka LGBT, Warga Pakistan dan Bangladesh Ngaku Gay Demi Jadi Warga Negara Inggris
-
Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal
-
Terungkap! Begini Modus Ketua Ombudsman 'Atur' Kebijakan Demi Muluskan Bisnis Tambang PT TSHI
-
13 Ribu SPPG Sudah Bersertifikat, yang Bandel Terancam Disetop Sementara
-
Serangan Drone Rusia di Odesa dan Kyiv Tewaskan 12 Warga Sipil, Termasuk Anak Kecil
-
Tanggul Jakarta Digerogoti Ikan Sapu-Sapu, Pramono Gelar Operasi Besar-besaran Besok
-
Puan Maharani Meradang! Kecam Skandal Pelecehan Seksual di UI, IPB, dan ITB