Suara.com - Ganda putra Hendra Setiawan/Tan Boon Heong belum teradang di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Pasangan gado-gado Indonesia-Malaysia ini melaju ke babak kedua.
Hal itu setelah Hendra/Tan menang dengan skor 10-21, 25-23, dan 23-21 di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (14/6/2017), atas Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (Jepang).
Hendra pun bicara soal kemenangan yang berhasil diraihnya. Menurutnya, kedua pemain Jepang tersebut sulit diprediksi dan sangat sulit untuk ditaklukkan.
"Pasangan Jepang ini walau baru, tapi sangat bagus. Tapi, dari awal kami sudah mempersiapkan untuk bermain sampai lelah," kata Hendra usai laga.
Hendra menilai, kemenangan yang diraihnya bersama Tan juga tidak lepas dari keberuntungan, terutama di game kedua.
Di game kedua pertandingan keduanya memang berjalan sangat ketat. Saling kejar angka terus terjadi hingga akhirnya Hendra/Tan memastikan kemenangan.
"Hal ini memang harusnya diprediksi karena kita tahu para pemain Jepang selalu punya semangat lebih dan pantang menyerah. Tadi beda tipis saja dan ada sedikit keberuntungan yang datang kepada kami," jelas Hendra.
Di babak kedua, Hendra Setiawan/Tan Boon Heong akan menghadapi unggulan ketiga asal Cina, Li Junhui/Liu Yuchen.
Baca Juga: Menang 'Perang Saudara', Anggia/Ketut Hadapi Peringkat 5 Dunia
Berita Terkait
-
Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain
-
Jejak Abadi Rudy Hartono hingga Tontowi Ahmad, Legenda Indonesia Isi Museum Bulu Tangkis Dunia BWF
-
Tanpa Kehadiran Hendra Setiawan, Sabar/Reza Akui Butuh Adaptasi di SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Tunggu Keputusan PBSI soal Sabar/Reza untuk SEA Games 2025
-
Hendra Setiawan Targetkan Sabar/Reza Ulangi Prestasi di BWF World Tour Finals
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter