Suara.com - Seorang lelaki asal Pakistan ditahan karena barang bawaannya di truk pikap miliknya. Tidak tanggung-tanggung, lelaki ini diketahui tengah mengangkut singa betina peliharaannya.
Dia didakwa karena dianggap melakukan pelecehan publik. Aksi lelaki tersebut sempat menjadi viral di media sosial, setelah seseorang merekam dan menyebarkannya ke dunia maya.
Dari video berdurasi 1.12 menit itu, terlihat kucing besar itu tengah berbaring bak mobil pikap. Dia pun tidur dengan santai tanpa menghiraukan kondisi jalan lalu lintas yang ramai di kota Karachi.
Para pejalan kaki dan kendaraan lain yang melintasi mobil pikap itu dibuat terheran-heran. Namun, singa betina yang terikat tali dengan kendali oleh pengemudi truk pikap, terlihat tengah menikmati perjalannya.
Polisi mengatakan, Saqlain Javed, seorang agen hewan peliharaan setempat berusia tiga puluhan, ditangkap setelah seorang warga mengajukan keluhan.
Javed, bagaimanapun, mengatakan bahwa dia membawa hewan itu ke dokter hewan dan memiliki semua izin dan dokumentasi yang diperlukan.
"Kami telah membebaskan terdakwa dengan jaminan tapi mendaftarkan kasus kelalaian dengan seekor hewan," kata Muqadas Haider, seorang perwira polisi senior.
"Siapa yang akan bertanggung jawab jika ada sesuatu yang terjadi?" ujar suara seorang perempuan dari dalam video. Perempuan itu juga menanyakan, jika singa betina itu merupakan salah satu binatang langka yang seharusnya dilindungi dan tidak dipelihara secara individual?
Video klipnya telah dilihat lebih dari satu juta kali di Facebook. Banyak orang yang kritik pemilik singa dengan kejamnya. Sedangkan yang lainnya mengungkap jika orang kaya memiliki kekebalan hukum dan bisa melakukan apa yang disukainya.
Baca Juga: Horor! Singa Laut Seret Bocah ke Dalam Air
Lalu, apakah Anda bisa bayangkan jika singa itu kemudian melompat ke kendaraan Anda? Siapa yang tahu. [Al Arabiya]
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Skandal Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta: 103 Anak Jadi Korban, DPR Desak Hukuman Maksimal
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral