Ganda putri Korsel Chang Ye Na/Lee So Hee. [suara.com/ Adie Prasetyo]
Ganda putri Korea Selatan Chang Ye Na/Lee So Hee gagal menjuari Indonesia Open 2017 usai ditekuk ganda Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan di babak final Indonesia Open 2017 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (18/6/2017).
Meski kecewa, Chang mengatakan menerima kekalahannya. Baginya, yang terpenting telah berjuang dengan maksimal, dan berusaha memenangi pertandingan.
Suara.com - "Semenjak pertandingan hari pertama hingga sekarang, lawan yang kami hadapi makin sulit, lalu kami sudah sampai final. Tapi disayangkan kami kalah di sini (final)," kata Chang usai pertandingan.
Meski begitu, Chang mengaku memiliki kesan tersendiri ketika berlaga di Indoensia Open. Menurutnya, seluruh penonton yang hadir ke JCC selalu memberi dukungan kepada para pebulutangkis yang berasal dari Korea.
"Setiap berlaga di sini penonton di Indonesia sangat banyak, tapi di Cina juga. Tapi kalau di Indonesia banyak yang mendukung kami. Mungkin itu kesannya," jelasnya.
Sementara itu, Lee mengatakan bahwa kekalahan yang diderita akibat bermain terlalu gugup, dan kurang fokus.
"Waktu di Sudirman Cup kemarin mungkin kami lebih unggul. Tapi, kalau sekarang lebih gugup dan kalah. Mungkin saja itu kelemahan dari kami," ujar Lee.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!