Suara.com - Akhirnya terungkap. Pelaku teror di masjid Finsbury Park, London adalah ayah dari empat orang anak yang mengendarai sebuah van sewaan dari Wales ke London menabrak ke sekelompok orang jamaah yang baru pulang dari Tarawih.
Darren Osborne (47), tumbuh di kota pantai Weston-Super-Mare, Somerset, sebelum akhirnya pindah ke Pentwyn, Cardiff. Diduga, dia menyewa sebuah van seharga 80 poundsterling atau kisaran Rp1 juta, untuk melakukan serangnya.
Orang-orang di lokasi kejadian menggambarkan bagaimana dia berteriak, "Saya akan membunuh semua Muslim," ucapnya.
Kemudian dia langsung menabrakkan va tersbeut ke kerumunan orang yang saat itu tengah berkerumun di trotoar. Beberapa saksi melihat, tersangka melemparkan ciuman dari dalam mobil polisi setelah ditangkap.
Polisi segera menggeledah rumah bertingkat milik Osborne di Glyn Rhosyn, Pentwyn, untuk mendapatkan petunjuk apakah tersangka tergabung dalam kegiatan terorisme. Satu hal terungkap bahwa tersangka jelas menargetkan serangan terhadap umat Islam.
Dari pengakuan para tetangga tersangka, sempat terkejut melihat foto Osborne ditangkap polisi.
"Seseorang memanggil saya dan mengatakan itu dia dan saya berkata, 'Tidak mungkin'. Lalu aku melihat gambar di berita dan berkata, 'S ***, ini dia', ujar Dave Ashford (52).
"Dia telah tinggal di perkebunan selama beberapa tahun. Dia selalu benar-benar c *** tapi ini benar-benar mengejutkan," kata tetangga lainnya.
Osborne diyakini telah menyewa van dari Pontyclun Van Hire, 15 mil jauhnya dari rumahnya di ibukota Welsh.
Baca Juga: Pelaku Teror Masjid London: Saya akan Bunuh Semua Muslim!
Pemilik perusahaan mobil tempat Osborne menyewa van mengaku terkejut karena salah satu van mereka digunakan untuk teror tersebut. Mereka pun siap bekerja sama dengan pihak kepolisian.
"Kamia menyatakan turut berduka dan siap bekerja sama dengan pihak kepolisian," ungkap salah seorang juru bicara perusahaan. [Metro]
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
KPK Bongkar Alasan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji, Ternyata Ada Bukti Ini!
-
Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
-
Drama OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq: Hampir Lolos, Tertangkap di SPKLU Tengah Malam
-
Menag Soroti Pasal Aliran Sesat di KUHAP, Minta Definisi dan Kriteria Diperjelas
-
KPK Sebut Uang Korupsi Fadia Arafiq Bisa Buat 400 Rumah hingga Bangun 60 KM Jalan di Pekalongan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Kuasa Hukum Gus Yaqut: Tersangka Korupsi Tanpa Kerugian Negara Ibarat Pembunuhan Tanpa Korban!
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Bupati Pekalongan Jadi Tersangka, KPK Beberkan Aliran Rp19 Miliar ke Kantong Pribadi hingga Keluarga