Suara.com - Pimpinan klasemen sementara Formula 1, Sebastian Vettel, lolos dari hukuman tambahan. Hal ini setelah Federasi Otomotif Internasional (FIA) menyatakan menutup kasusnya.
Pernyataan itu disampaikan FIA usai lakukan pertemuan dengan Vettel di markas mereka di Paris, Prancis, Senin (3/7/2017) waktu setempat.
Selain Vettel hadir pula Prinsipal Tim Ferrari, Maurizio Arrivabene, Wakil Presiden FIA untuk Olahraga, Graham Stoker, dan beberapa petinggi FIA lainnya.
"Sehubungan dengan perkembangan kasus ini, Presiden FIA Jean Todt memutuskan pada kesempatan ini masalahnya harus ditutup," demikian pernyataan pihak FIA dalam situs resmi mereka.
Kasus ini berawal pada balapan F1 seri kedelapan di Sirkuit Baku, Azerbaijan, Minggu (2/7/2017) lalu.
Ketika itu, Vettel marah karena menilai pebalap yang berada di depannya, Lewis Hamilton, melambatkan laju mobil dari kecepatan 80 km/jam menjadi 53 km/jam jelang start ulang (restart) di Tikungan 15.
Akibatnya, mobil Ferrari SF70H yang dikemudikan Vettel mengalami kerusakan pada bagian depan lantaran menabrak bagian belakang mobil Hamilton, karena tidak siap dengan laju mobil Hamilton yang tiba-tiba mengurangi kecepatan.
Tak terima dengan kejadian itu, Vettel lantas membenturkan mobilnya ke arah sisi kiri mobil Mercedes M08 EQ Power+ yang dikemudikan Hamilton.
Baca Juga: Gagal Ikuti Folger Raih Podium di Jerman, Zarco Beber Masalahnya
Petugas lomba (Stewards) sendiri lantas menghukum Vettel atas insiden itu dengan penalti stop-and-go 10 detik di pit karena dianggap melakukan tindakan berbahaya.
Namun, hukuman ini rupanya tidak membuat banyak pihak puas. Mereka menuntut pihak FIA untuk mengkaji lagi terkait kemungkinan menjatuhkan hukuman tambahan bagi juara dunia empat kali itu.
Dan setelah lakukan pertemuan pada Senin lalu, pihak FIA menyatakan kasus ini ditutup.
Penutupan kasus ini pun bisa jadi seperti 'kado' ulang tahun untuk Vettel yang Senin lalu merayakan hari jadinya ke-30 tahun.
Vettel sendiri telah meminta maaf secara lisan maupun tertulis melalui situs resminya (www.sebastianvettel.de).
Pebalap asal Jerman ini juga berkomitmen untuk mencurahkan waktu pribadi selama 12 bulan ke depan untuk untuk mengikuti kegiatan edukasi di berbagai kejuaraan dan acara FIA.
Berita Terkait
-
Gagal Finish di GP China 2026, Max Verstappen: Saya dan Tim Frustrasi!
-
Imbas Konflik di Timur Tengah, Formula 1 Seri GP Bahrain dan GP Saudi Resmi Dibatalkan
-
Mimpi Buruk di Shanghai, Ini Alasan McLaren Tak Bisa Ikut GP China 2026
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Malam Takbiran, Masyarakat Mulai Padati Bundaran HI Meski Cuaca Masih Diguyur Hujan
-
Pabrik Plastik Cengkareng Terbakar Diduga Akibat Lemparan Petasan, Wali Kota Jakbar: Ini Berbahaya
-
Prabowo Tiba di Medan, Akan Takbiran di Sumut dan Salat Id di Aceh Tamiang
-
Jabodetabek Berpotensi Dilanda Hujan Petir dan Angin Kencang di Malam Takbiran
-
Drama Mudik di Senen: Ditipu Tiket Rp540 Ribu, Pasutri Beruntung Diselamatkan Aksi Cepat Polisi
-
Iran Serang Yerusalem Barat, Haifa, dan Pangkalan AS di UEA dalam Fase Lanjutan Operasi Militer
-
Nelayan Terombang-ambing 15 Jam di Perairan Manokwari, Tim SAR Turun Tangan
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
-
Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut