News / Nasional
Jum'at, 07 Juli 2017 | 16:21 WIB
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Majelis Permusyawatan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menilai, Presiden Joko Widodo sebaiknya terlebih dulu fokus menyelesaikan utang-utang programnya ketimbang memindahkan ibu kota negara.

“Saya setuju pusat pemerintahan harus dipisah dari pusat bisnis. Tapi itu kapan-kapan, tidak sekarang. Saya kita pemerintah harus fokus, utangnya kan sudah banyak,” tutur Zulkifli, Jumat (7/7/2017).

Ia mejelaskan, “utang-utang” Jokowi itu adalah penyelesaian seluruh program pembangunan yang sudah dicanangkan pada awal pemerintahannya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mencontohkan, pemerintah belum menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Sumatera.

Begitu pula program pembangunan Jalan Tol Jawa yang belum terselesaikan. Tak hanya itu, janji pembenahan sarana irigasi dan pertanian juga belum terimplementasikan.

Itu belum ditambah komitmen Jokowi untuk menciptakan swasembada pangan, dan meringankan tarif listrik untuk masyarkat.

Padahal, kata Zulkifli, dua tahun sisa masa pemerintahan Jokowi—2018-2019—bisa dikatakan sudah memasuki ”tahun politik”, yakni menjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019.

“Banyak program yang belum selesai, sedangkan tahun depan, 2018, sudah masuk tahun politik, jadi harus fokus sedari sekarang," tandasnya.

Baca Juga: Anies-Sandi Akan Evaluasi Semua BUMD Usai Dilantik

Load More