Kepolisian Jerman terlibat bentrok dengan demonstran anti-konferensi tingkat tinggi (KTT) G20, Kamis (6/7/2017) di Hamburg, Jerman. Polisi menggunakan meriam air dan tembakan gas air mata untuk membubarkan demonstran bertopeng bersenjatakan batu dan botol, yang menentang penyelenggaraan konferensi ekonomi beranggotakan 20 negara besar dari seluruh dunia.
Aksi dimulai pada pukul 7 malam waktu setempat. Sambil meneriakkan “Enyah! A-A-Antikapitalis!” sekitar 12 ribu demonstran melakukan aksinya di kota yang menjadi tempat penyelenggaraan KTT. Mereka juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Hancurkan G20!” dan “Selamat datang di Neraka”.
Setelah beberapa saat, aksi berubah jadi anarkis setelah sekitar 1.000 demonstran Black Bloc menolak perintah polisi untuk melepaskan kerudung hitam dan topeng yang mereka kenakan. Bentrok pun tak terelakkan. Sejumlah orang terluka dalam bentrokan tersebut.
Alhasil, niat demonstran untuk mengepung lokasi konferensi, urung terwujud. Menurut Polisi, lewat laman Twitternya, pihak penyelenggara membubarkan aksi.
Bentrokan dengan pihak keamanan membuat demonstran kocar-kacir. Banyak yang pergi sembari melepaskan atribut mereka yang serba hitam.
Disinyalir, aksi demo yang akan diikuti hingga 100 ribu demonstran itu bakal berlangsung sebelum dan selama konferensi G20 yang berlangsung dua hari. Konferensi ini dihadiri sejumlah kepala negara seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Cina, Xi Jinping, serta banyak lagi lainnya, termasuk Presiden Indonesia Joko Widodo. Jokowi dikabarkan telah meninggalkan Turki dan bertolak menuju Jerman pada Kamis malam.
G20 atau “Group of Twenty” adalah forum internasional bagi pemerintah dan gubernur bank sentral dari 20 negara ekonomi besar dunia. Konferensi G-20 digelar untuk mendiskusikan kebijakan-kebijakan yang dianggap perlu untuk mewujudkan kestabilan keuangan internasional. Konferensi bakal digelar pada tanggal 7 hingga 8 Juli 2017.
“Selamat datang di Neraka”
Aksi demo itu sendiri digagas oleh para aktivis anti-globalisasi dan aktivis lingkungan, serikat dagang, pelajar, dan kelompok keagamaan.
Aksi digelar dengan moto “Selamat datang di Neraka”. Menurut salah satu penyelenggara, Andreas Blechschmidt, moto itu merupakan pesan perlawanan. Namun, sambungnya, itu juga merupakan simbol kebijakan-kebijakan G20 yang mengakibatkan terjadinya kondisi seperti di neraka, seperti kelaparan, perang, dan perubahan iklim.
Pemerintah Hamburg sudah melarang demo di jantung kota dan sepanjang jalan akses menuju bandara. Hal ini membuat para demonstran bergeser ke kawasan pelabuhan di St Pauli dan Altona, jauh dari lokasi penyelenggaraan G20. (AFP)
Berita Terkait
-
Analis Bongkar Misi Reshuffle Prabowo Hapus Bayang-bayang Jokowi dan Jadikan Dudung 'The New Luhut'
-
Green SM-VinFast Disorot Usai Kecelakaan KRL Maut, Ternyata Jokowi Pernah Datangi Pabriknya
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
Reformasi Setengah Hati: Peneliti Soroti Tren Remiliterisasi dari Era SBY hingga Prabowo
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing