Suara.com - Badan tinju ternama WBO selesai meninjau hasil rekaman pertarungan antara Manny Pacquiao dan Jeff Horn yang berlangsung, 2 Juli lalu, di Brisbane, Australia.
Tinjauan dilakukan menyusul tudingan adanya kecurangan dari pihak Pacquiao terkait hasil pertarungan tersebut.
Seperti diketahui, Pacquiao harus menyerahkan sabuk juara dunia tinju kelas welter WBO-nya kepada Horn setelah dinyatakan kalah angka mutlak: 117-111, 115-113, dan 115-113.
Kekalahan ini membuat Pacman, julukan Pacquiao, tidak terima. Dia pun meminta WBO mengkaji ulang hasil pertarungannya itu yang dinilai ada 'main mata' antara juri dan wasit untuk memenangkan Horn yang notabene petinju tuan rumah.
Permintaan ini turut mendapat dukungan dari badan pengawas olahraga pemerintah Filipina.
Dan hasil dari penyelidikan itu, WBO mengatakan jika Horn memang menang angka mutlak.
WBO membuat sebuah panel juri independen yang diminta untuk menonton pertarungan tanpa suara dan menentukan siapa yang memenangkan duel setiap rondenya, dari 12 ronde yang berlangsung.
Hasilnya ditabulasikan dengan menggunakan skala rata-rata 60, 80, dan 100 persen pada setiap rondenya.
Baca Juga: Digugat Cerai Muzdalifah, Begini Respon Khairil Anwar
"Setelah analisis, temuan tersebut menyatakan Pacquiao memenangkan ronde 3, 8 dan 9 dengan 100 persen; ronde 5 dimenangkan 80 persen; dan ronde 11 sebesar 60 persen," kata WBO dalam sebuah pernyataan, Senin (10/7/2017), dikutip dari AFP, Selasa (11/7/2017).
"Horn memenangkan ronde pertama, 6 dan 12 sebesar 100 persen; putaran 2, 4, dan 7 kali 80 persen; dan kemudian, ronde ke-10 sebesar 60 persen."
"Dari hasil tersebut, dapat dipastikan Pacquiao memenangkan lima ronde, sementara Horn menang dalam tujuh ronde. Berdasarkan analisis ini, Jeff Horn adalah pemenang pertarungan tersebut," tandasnya.
Horn menyambut baik hasil penyelidikan WBO. Dia pun menyatakan siap untuk tarung ulang (rematch) sebagai tertera dalam kontrak pertarungan kedua belah pihak.
"Biarkan mereka meninjau ulang," ujar petinju 29 tahun ini kepada surat kabar Queensland's Courier Mail.
"Mereka akan melihatnya di layar televisi dan mungkin melihat hal yang sama seperti yang dilihat semua orang--bahwa saya memang memenangkan pertarungan itu," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Skandal di Piramida Giza! Oleksandr Usyk Menang TKO Kontroversial atas Rico Verhoeven
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Perjalanan Hidup Pangeran Tinju di Atas Ring dalam Film Giant
-
Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga
-
Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek
-
Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'
-
Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan
-
Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan
-
Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Ngeri! Ikrar Nusa Bhakti Duga Proyek MBG Jadi Bancakan Dana Pemilu 2029
-
Rincian Jatah Korupsi di Muara Enim: Bupati 5 Persen, Kadis 3 Persen, Sisanya Buat PPK
-
Nama Disebut di Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Untuk Sikat Para Pemfitnah