Suara.com - Gadis dari Suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, mulai mau bekerja ke luar lingkungan, guna membantu ekonomi keluarga. Mereka rata-rata bekerja sebagai asisten rumah tangga di DKI Jakarta.
"Kami sudah tiga tahun terakhir bekerja di Jakarta bersama adik, untuk meringankan beban ekonomi keluarga," kata Nani (20) seorang gadis Badui warga Kampung Cipiit, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, saat ditemui di Stasiun Rangkasbitung, Selasa (11/7/2017).
Ia mengatakan, bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan Rp1 juta per bulan bisa meringankan beban ekonomi keluarga dengan pendapatan gaji Rp1 juta per bulan.
Nani mengakui bisa mengirimkan uang ke orangtua setiap tiga bulan sekali, bervariasi antara Rp1,5 sampai Rp2 juta.
Orangtuanya kekinian kesulitan ekonomi setelah pertanian padi ladang huma tahun 2016 terserang hama.
"Dengan mengirimkan uang itu tentu orangtua bisa memenuhi kebutuhan bahan pokok, seperti membeli beras dan lauk pauk," katanya.
Nani menuturkan, dirinya bersama adiknya kembali ke kampung halaman di permukiman kawasan Badui seminggu sebelum lebaran.
Meski dirinya tidak berlebaran karena memeluk agama Sunda Wiwitan, tetapi umumnya selama lebaran pekerja libur panjang.
Baca Juga: Utang RI Tembus Rp3.672 Triliun, Luhut: Nggak Masalah
Dalam liburan panjang itu, dirinya memanfaatkan untuk pulang ke kampung halaman sekalian melihat kondisi keluarga juga kerabat serta teman-teman.
"Kami senang bisa kembali bekerja di Jakarta juga kebetulan majikannya sangat baik sebagai profesi pilot," katanya.
Begitu juga Yanti (17), adik Nani, mengakui dirinya terpaksa kembali bekerja di Kemayoran, Jakarta setelah rencana mau nikah dibatalkan oleh orangtua.
Pembatalan pernikahan itu karena kakaknya Nani belum menikah. Karena itu, dirinya bekerja kembali sebagai asisten rumah tangga.
Namun, beruntung majikan menyambut kedatangannya untuk kembali bekerja. "Kami bekerja bersama kakak itu untuk membantu ekonomi orangtua," katanya menjelaskan.
Sementara itu, orangtua kakak beradik gadis Badui Santa (45) mengatakan dirinya kini terbantu ekonomi keluarga dari kedua anak perempuan yang bekerja di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
Kuasa Hukum Sibuk, Habib Bahar Batal Diperiksa Kasus Penganiayaan Anggota Banser
-
PKB Mau Prabowo Dua Periode tapi Dukungan untuk Kursi Wapres Masih Rahasia
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta