Sandiaga Uno [suara.com/Dian Rosmala]
Anggota tim sinkronisasi Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, Edriana Noerdin, menjelaskan pernyataan Sandiaga tentang program rumah DP 0 rupiah tidak cocok untuk warga berpenghasilan di bawah Rp7 juta hingga Rp10 juta bukanlah pernyataan bersifat final. Sebab, kata dia, programnya saja masih dalam proses kajian.
"Semua program tersebut sedang kita godok. Pak Sandi juga mengatakan bahwa semua sedang dibahas dan digodok terus," kata Edriana kepada Suara.com, Kamis (13/7/2017).
Sebelumnya, Sandiaga mengatakan program tersebut diperuntukkan masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta karena setiap peserta program harus dipastikan kuat untuk membayar uang cicilan. "Mereka harus dipastikan sanggup mencicil. Karena DP 0 rupiah kategorinya untuk pendapatan sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulan. Kalau di bawah itu nggak cocok untuk pola rumah dengan DP 0 rupiah," kata Sandiaga di Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/ 2017).
Edriana mengatakan konsep rumah DP 0 rupiah tidak akan berubah dari konsep awal yaitu diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu agar mereka dapat memiliki rumah sendiri. Hal itu tidak akan melenceng dari janji kampanye Anies-Sandiaga.
"Jadi tidak ada perubahan sampai saat ini. Kita tidak berubah dari konsep awal, tolong dilihat di website resmi Anies Sandi tentang DP 0 Rupiah," kata Edriana.
"Semua program tersebut sedang kita godok. Pak Sandi juga mengatakan bahwa semua sedang dibahas dan digodok terus," kata Edriana kepada Suara.com, Kamis (13/7/2017).
Sebelumnya, Sandiaga mengatakan program tersebut diperuntukkan masyarakat dengan penghasilan sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta karena setiap peserta program harus dipastikan kuat untuk membayar uang cicilan. "Mereka harus dipastikan sanggup mencicil. Karena DP 0 rupiah kategorinya untuk pendapatan sekitar Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulan. Kalau di bawah itu nggak cocok untuk pola rumah dengan DP 0 rupiah," kata Sandiaga di Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/ 2017).
Edriana mengatakan konsep rumah DP 0 rupiah tidak akan berubah dari konsep awal yaitu diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu agar mereka dapat memiliki rumah sendiri. Hal itu tidak akan melenceng dari janji kampanye Anies-Sandiaga.
"Jadi tidak ada perubahan sampai saat ini. Kita tidak berubah dari konsep awal, tolong dilihat di website resmi Anies Sandi tentang DP 0 Rupiah," kata Edriana.
Komentar
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami
-
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang