Suara.com - Polisi di Arab Saudi telah menangkap seorang perempuan muda mengabadikan dirinya saat mengenakan rok mini dan kaus lengan pendek di tempat umum dalam sebuah video.
Perempuan muda yang diketahui seorang model bernama Khulood, membuat marah polisi di negara Islam tersebut. Setelah mengunggah video klip pendek di Snapchat saat tengah berjalan di sekitar benteng bersejarah di Ushayqir, provinsi Najd yang sangat konservatif.
TV pemerintah Arab Saudi melaporkan, polisi di Ibu Kota Riyadh telah menangkap perempuan tersebut karena mengenakan pakaian yang tidak sopan, dan merujuk kasusnya ke jaksa penuntut umum negara tersebut.
Rekaman itu memicu perdebatan sengit tentang media sosial, dan beberapa orang meminta pihak keamanan untuk menangkapnya. Sementara itu, yang lainnya memuji "keberanian" Khulood.
Di Arab Saudi, perempuan wajib memakai abaya, jubah longgar dan panjang dan memakai jilbab panjang saat di depan umum.
Dalam video itu, tampak menunjukkan Khulood berjalan mengelilingi sebuah benteng bersejarah di Ushayqir.
Ushayqir Heritage Village, yang berjarak sekitar 96 mil dari Riyadh, berada di Najd, salah satu provinsi paling konservatif di negara itu.
Jurnalis Khaled Zidan mengungkapkan, "Kembalinya Haia (polisi agama) di sini adalah suatu kewajiban."
Sementara penulis dan filsuf, Wael al-Gassim, penulis dan filsuf, mengatakan kepada BBC dirinya terkejut melihat tweet penuh kemarahan dan menakutkan.
"Saya pikir dia telah membom atau membunuh seseorang. Ceritanya ternyata tentang roknya, yang tidak mereka sukai," imbuhnya. (Mirror)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi
-
10.000 Pelari Ramaikan wondr Kemala Run 2026 di Bali, Dorong Sport Tourism dan Aksi Sosial
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed