Suara.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis mengatakan, menyakini pemimpin ISIS, Abu Bakr Al-Baghdadi, masih hidup.
Pernyataan itu dia sampaikan kepada para jurnalis di gedung Kementerian Pertahanan AS, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pentagon.
"Saya rasa Al-Baghdadi masih hidup...dan saya akan percaya sebaliknya jika kami mendengar telah membunuhnya," ujar Mattis, Jumat (21/7/2017), dikutip dari AFP.
"Kami terus mengejarnya, dan kami menganggap dia masih hidup," lanjut purnawirawan jenderal dari koorps marinir yang dijuluki 'Mad Dog' atau Anjing Gila.
Pada Mei lalu, militer Rusia mengklaim serangan udara jet tempur mereka telah membunuh sejumlah anggota ISIS, yang sasarannya adalah para pemimpin tinggi ISIS yang tengah bertemu di Raqqa, Suriah.
Sementara itu, pada pertengahan Juni lalu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan Abu Bakr Al-Baghdadi telah tewas.
Mereka menyatakan memiliki bukti yang tak terbantahkan bahwa 'pentolan' ISIS itu telah terbunuh dalam operasi kontra-terorisme di daerah Deir Ezzor, timur Suriah.
"Komandan tertinggi ISIS yang berada di Provinsi Deir Ezzor telah mengonfirmasi tewasnya Abu Bakr Al-Baghdadi, pemimpin ISIS, kepada Observatorium," ujar Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.
Para pemimpin ISIS, termasuk Al-Baghdadi, dilaporkan telah melarikan diri dari Raqqa, Suriah, ke Deir Ezzor dan Madan secara massal pada Mei lalu, jelang operasi koalisi pembebasan Raqqa, yang diambil alih ISIS sejak tiga tahun lalu.
Baca Juga: Kemenhub Temukan Izin 'Bus Pesta' Palsu
Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya menawarkan hadiah sebesar 25 juta dolar AS (sekitar Rp334 miliar) bagi yang berhasil menangkap Al-Baghdadi: hidup atau mati.
Hadiah ini sama seperti yang pernah ditawarkan pemerintah Negeri Paman Sam untuk mantan pimpinan Al-Qaeda, Osama bin Laden, yang tewas oleh sebuah operasi militer AS di Abbottabad, Pakistan, 2 Mei 2011.
Abu Bakr Al-Baghdadi sendiri belum lagi terlihat muncul di ruang publik sejak memproklamirkan dirinya sebagai 'khalifah' di Masjid Agung Al-Nuri di Mosul, Irak, pada tahun 2014.
Mosul kini telah kembali berhasil diambil alih militer Irak setelah dikuasai kelompok radikal ISIS sejak tiga tahun silam.
Berita Terkait
-
Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak
-
Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad
-
Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati
-
Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?
-
Arab Saudi - Amerika Bersatu Serang Irak, 8 Milisi Pendukung Iran Tewas Dirudal
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
-
Sibuk Padamkan Api Saat Kebakaran, Akademisi Sebut Negara Pelit Cegah Karhutla
Terkini
-
TNI Siap Turun Ikut Amankan Demo 27 Agustus: Kami Bantu Perkuatan Polri
-
4 Pilihan HP Xiaomi Snapdragon RAM 8 GB, Cek Harga dan Spesifikasinya
-
3 Zodiak Paling Beruntung pada September 2026: Kehidupan Lebih Baik
-
Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka
-
Prabowo ke NTT, Warga Flores Curhat: Pak, Kami Butuh Psikiater Bukan Hanya Beras
-
Produksi Sumur Semberah-206 Melebihi Target, Elnusa Perkuat Performa di Bisnis Hulu
-
Rombak Pengurus PT LIB, Yunus Nusi Gantikan Zainudin Amali
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kick-Off SMK Go Global, Pemerintah Targetkan Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Hingga 2029
-
Segel Merah Pemprov DKI Raib, Proyek Padel Ilegal di Meruya Malah Makin Ngebut