Ilustrasi KPK [suara.com/Nikolaus Tolen]
Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi Pahala Nainggolan menjelaskan hal-hal apa saja yang dapat dilakukan KPK saat melakukan pengawasan anggaran untuk pelaksanaan Asian Games tahun 2018.
"KPK riil saja, yang bisa kita lakukan ya adalah pendampingan item per item," kata Pahala di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2017).
Pahala mencontohkan KPK melakukan pengawasan terhadap personil yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Indonesia Asian Games Organizing Committee terdiri dari swasta dan pegawai negeri dan mereka harus diawasi agar tidak melakukan penyimpangan dalam bertugas.
"Kita pikir kita inginkan ada penguatan personil. Konflik-konflik itu harus dijaga seperti apa, lantas penerimaan gratifikasi itu seperti apa," ujar Pahala.
KPK, katanya, juga akan datang ke INASGOC untuk memberi penjelasan terkait hal itu.
"Kita lihat bagaimana memonitornya," kata Pahala.
KPK juga akan memberikan dukungan dari sisi regulasi. Sebab, anggaran yang dipakai untuk pelaksanaan Asian Games berasal dari APBN, sedangkan kegiatan tersebut bersifat swasta.
"Pasti ada lah semacam ketidakcocokan antara lain. Jadi ada serangkaian item yang pasti akan kita dukung dan dari INASGOC kita tunggu seperti apa. Tapi yang pasti untuk personil sistem dan regulasi kita akan bantu INASGOC," ujar Pahala.
"Intinya kita ingin dukung kegiatan ini berlangsung baik," Pahala menambahkan.
"KPK riil saja, yang bisa kita lakukan ya adalah pendampingan item per item," kata Pahala di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2017).
Pahala mencontohkan KPK melakukan pengawasan terhadap personil yang terlibat dalam pelaksanaan proyek. Indonesia Asian Games Organizing Committee terdiri dari swasta dan pegawai negeri dan mereka harus diawasi agar tidak melakukan penyimpangan dalam bertugas.
"Kita pikir kita inginkan ada penguatan personil. Konflik-konflik itu harus dijaga seperti apa, lantas penerimaan gratifikasi itu seperti apa," ujar Pahala.
KPK, katanya, juga akan datang ke INASGOC untuk memberi penjelasan terkait hal itu.
"Kita lihat bagaimana memonitornya," kata Pahala.
KPK juga akan memberikan dukungan dari sisi regulasi. Sebab, anggaran yang dipakai untuk pelaksanaan Asian Games berasal dari APBN, sedangkan kegiatan tersebut bersifat swasta.
"Pasti ada lah semacam ketidakcocokan antara lain. Jadi ada serangkaian item yang pasti akan kita dukung dan dari INASGOC kita tunggu seperti apa. Tapi yang pasti untuk personil sistem dan regulasi kita akan bantu INASGOC," ujar Pahala.
"Intinya kita ingin dukung kegiatan ini berlangsung baik," Pahala menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
KPK Incar Harta Bos Asing di BUMN, Direksi WNA Wajib Lapor LHKPN
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Terduga Pelaku Bom Molotov di SMPN 3 Sungai Raya Diamankan Polisi
-
Arief Hidayat ke Adies Kadir: Kita Harus Pertanggungjawabkan Kepada Tuhan, Tidak Bisa Seenaknya
-
Dapat Teror Karangan Bunga Berisi Intimidasi, Dokter Oky Pratama Lapor Polda Metro Jaya