Simpang Susun Semanggi di Jakarta, Jumat (14/7). [Antara]
Simpang Susun Semanggi akan diuji coba, Jumat (28/7/2017). Jika tak ada aral melintang, jalur ini akan diresmikan pada 17 Agustus 2017.
Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan proyek Simpang Susun Semanggi merupakan kado istimewa di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.
"Kalau menurut saya ini karya yang monumental. Baik dari sisi teknik konstruksi percepatan termasuk juga dengan pembiayaan dan pencahayaannya. Ini luar biasa," kata Djarot usai meninjau Simpang Susun Semanggi, Kamis (27/7/2017).
Djarot mengatakan proyek tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
"Kalau diresmikan grand launching oleh Presiden pada 17 Agustus. Ini sebagai kado istimewa, sebagai kado bagi warga Jakarta dan bagi bangsa," kata Djarot.
Djarot mengatakan sebelum Simpang Susun Semanggi diresmikan akan dilakukan open traffic atau uji coba untuk penyesuaian arus lalu lintas.
"Setelah open traffic baru bisa dilewati. Anda bisa lihat seperti ini, maka yang hanya bisa lewat hanya roda empat. Roda dua tidak boleh. Bukan apa-apa. Bahaya," tutur Djarot.
Djarot menolak usulan jembatan layang tersebut boleh dilewati sepeda motor hanya pada hari Minggu atau pada saat warga Jakarta menikmati car free day.
"Kemarin ada usul bagaimana Pak kalau CFD dibuka? Oh nggak. Bahaya. Kan harus ada penjagaan. Di sini mereka selfie-selfie bisa jatuh. Kita harus jaga betul supaya tidak ada kecelakaan di sini," ujar Djarot
Dipercantik
Kepala Seksi Simpang Tak Sebidang Bidang Trase Sebidang, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hananto Krisna mengungkapkan terus berupaya mempercantik Simpang Susun Semanggi dengan pencahayaan artistik di railing dan bagian bawah.
"Pencahayaan mencakup railing dan di bagian bawah balok jembatan diupayakan artistik untuk menambah keindahan kota. Kita gunakan LED yang dapat diatur menggunakan smart system," ujarnya, Selasa (25/7/2017).
Dia mengungkapkan pencahayaan Simpang Susun Semanggi akan terbagi menjadi tiga bagian. Untuk penerangan jalan umum akan digunakan high mass lighting pole
"Kita pasang sebanyak 18 buah. Terdiri dari 14 buah yang sudah sejak lama dan empat baru kita pasang," katanya.
Sementara untuk bagian sepanjang railing saat ini sudah dipasang lampu dot. Sedangkan untuk bagian bottom box girder dipasang 1.514 buah LED.
"Secara keseluruhan pembangunan sudah mencapai sekitar 97 persen. Pembangunan tinggal menyisakan pekerjaan finishing sebelum dilakukan uji coba open traffic 29 Juli mendatang," kata dia.
Ikon baru
Pembangunan Simpang Susun Semanggi yang dalam waktu dekat akan diresmikan mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
Salah satunya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menyebut Simpang Susun Semanggi akan menjadi ikon baru Jakarta.
"Karena selain berfungsi untuk mengurai kemacetan, Simpang Susun Semanggi juga akan menambah estetika kota," ujarnya.
Prasetio menyampaikan setelah resmi beroperasi, jalan layang ini juga akan dilengkapi dengan penerangan lampu berkoreografi yang dioperasikan langsung dari command room Jakarta Smart City.
"Penerangan lampu-lampu itu nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri," katanya.
Menurut Prasetio bila dicermati, ada empat struktur bangunan Simpang Susun Semanggi menyerupai telinga dan mengandung arti mendalam.
"Simpang Semanggi itu dibangun dari masa Bung Karno untuk Asian Games tahun 1962. Ada empat kuping yang menandakan empat penjuru harus bersatu. Empat penjuru itu barat, timur, selatan, dan utara," kata dia.
Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan proyek Simpang Susun Semanggi merupakan kado istimewa di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72.
"Kalau menurut saya ini karya yang monumental. Baik dari sisi teknik konstruksi percepatan termasuk juga dengan pembiayaan dan pencahayaannya. Ini luar biasa," kata Djarot usai meninjau Simpang Susun Semanggi, Kamis (27/7/2017).
Djarot mengatakan proyek tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
"Kalau diresmikan grand launching oleh Presiden pada 17 Agustus. Ini sebagai kado istimewa, sebagai kado bagi warga Jakarta dan bagi bangsa," kata Djarot.
Djarot mengatakan sebelum Simpang Susun Semanggi diresmikan akan dilakukan open traffic atau uji coba untuk penyesuaian arus lalu lintas.
"Setelah open traffic baru bisa dilewati. Anda bisa lihat seperti ini, maka yang hanya bisa lewat hanya roda empat. Roda dua tidak boleh. Bukan apa-apa. Bahaya," tutur Djarot.
Djarot menolak usulan jembatan layang tersebut boleh dilewati sepeda motor hanya pada hari Minggu atau pada saat warga Jakarta menikmati car free day.
"Kemarin ada usul bagaimana Pak kalau CFD dibuka? Oh nggak. Bahaya. Kan harus ada penjagaan. Di sini mereka selfie-selfie bisa jatuh. Kita harus jaga betul supaya tidak ada kecelakaan di sini," ujar Djarot
Dipercantik
Kepala Seksi Simpang Tak Sebidang Bidang Trase Sebidang, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hananto Krisna mengungkapkan terus berupaya mempercantik Simpang Susun Semanggi dengan pencahayaan artistik di railing dan bagian bawah.
"Pencahayaan mencakup railing dan di bagian bawah balok jembatan diupayakan artistik untuk menambah keindahan kota. Kita gunakan LED yang dapat diatur menggunakan smart system," ujarnya, Selasa (25/7/2017).
Dia mengungkapkan pencahayaan Simpang Susun Semanggi akan terbagi menjadi tiga bagian. Untuk penerangan jalan umum akan digunakan high mass lighting pole
"Kita pasang sebanyak 18 buah. Terdiri dari 14 buah yang sudah sejak lama dan empat baru kita pasang," katanya.
Sementara untuk bagian sepanjang railing saat ini sudah dipasang lampu dot. Sedangkan untuk bagian bottom box girder dipasang 1.514 buah LED.
"Secara keseluruhan pembangunan sudah mencapai sekitar 97 persen. Pembangunan tinggal menyisakan pekerjaan finishing sebelum dilakukan uji coba open traffic 29 Juli mendatang," kata dia.
Ikon baru
Pembangunan Simpang Susun Semanggi yang dalam waktu dekat akan diresmikan mendapat respon positif dari berbagai kalangan.
Salah satunya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menyebut Simpang Susun Semanggi akan menjadi ikon baru Jakarta.
"Karena selain berfungsi untuk mengurai kemacetan, Simpang Susun Semanggi juga akan menambah estetika kota," ujarnya.
Prasetio menyampaikan setelah resmi beroperasi, jalan layang ini juga akan dilengkapi dengan penerangan lampu berkoreografi yang dioperasikan langsung dari command room Jakarta Smart City.
"Penerangan lampu-lampu itu nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri," katanya.
Menurut Prasetio bila dicermati, ada empat struktur bangunan Simpang Susun Semanggi menyerupai telinga dan mengandung arti mendalam.
"Simpang Semanggi itu dibangun dari masa Bung Karno untuk Asian Games tahun 1962. Ada empat kuping yang menandakan empat penjuru harus bersatu. Empat penjuru itu barat, timur, selatan, dan utara," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan