Suara.com - Sepasang kekasih melakukan hal yang tidak biasa. Mereka berjalan di seutas kawat di antara gondola.
Gondola itu berada di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut. Samuel Volery (33) dan Louise Lenoble (25) melakukan aksinya itu di acara tahunan Highline Extreme di Moleson, sebuah kawasan wisata pegunungan di Swiss.
Volery , lelaki asal Prancis itu mengatakan selalu memimpikan bersama pacarnya untuk berjalan di antara dua gondola. Menurut dia itu menantang meski meregang nyawa.
"Mimpi saya berjalan di antara mobil kabel, karena terasa jauh lebih terbuka daripada hanya berjalan dengan garis miring normal,” kata Volery seperti dilansir Daily Mail.
Volery dan pacarnya meminta izin pemerintah setempat terlebih dulu untuk melakukan aksi gilanya itu. Begitu dapat izin, dia langsung menyiapkan segalanya.
"Ini juga merupakan tantangan menarik. Jadi begitu kita mendapat izin untuk melakukannya, saya tidak tahan lagi,” katanya.
Pacarnya, Louise sebenarnya baru belajar untuk berdiri di seutas kawat. Volery merupakan pendiri Slacktivity, sebuah perusahaan yang memproduksi slack lines.
Selama bertahun-tahun dia melakukan aksi berbahaya itu, Volery belum pernah mengalami kecelakaan serius. Salah satu yang harus jaga adalah tidak terjatuh ke belakang.
“Saya harus berhati-hati untuk tidak jatuh ke belakang,” kata dia. (Daily Mail)
Baca Juga: PNS Nekat Berdiri di Seberang Istana Presiden, Adukan Bupatinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius