News / Nasional
Rabu, 02 Agustus 2017 | 14:22 WIB
Bos MNC Group yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia Hary Tanoesoedibjo seusai menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Siber Bareskrim selama delapan jam, Jumat (7/7/2017). [Suara.com/Wely Hidayat]

"Barangkali soal positioning politik menyambut 2019," kata dia.

Nurul Imam menilai memang akan lebih menguntungkan bagi Hary Tanoe jika bergabung dengan pemerintah.

"Ini soal mencari sekutu politik, berkomunikasi dengan pemerintah boleh jadi lebih bermakna secara elektoral. Ya pasti ada plus minusnya, secara politik lebih baik berkomunikasi dengan pemerintah ketimbang oposisi karena kekuatan lebih dominan pemerintah," kata dia.

Load More