Suara.com - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab turut menyoroti peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-72 yang jatuh pada, Kamis (17/8/2017) lalu.
Dalam hal ini, tersangka percakapan berkonten pornografi yang beredar di situs Baladacintarizieq.com, menyentil pemerintah terkait utang luar negeri yang kian besar.
"Merdeka itu juga lunas, lunas dari utang dan segala beban. Merdeka itu juga tuntas dari kemiskinan," kata Habib Rizieq dalam pidatonya melalui telekonferensi dari Mekah, Arab Saudi, pada acara Milad FPI Ke-19 di Stadion Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (19/8/2017).
Lebih lanjut, Habib Rizieq juga menyinggung status kemerdekaan Indonesia. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia saat ini bukanlah kemerdekaan sejati seperti yang diinginkan para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan di tahun 1945.
"Apa arti kemerdekaan itu dan bagaimana kemerdekaan sejati itu? Merdeka itu lepas, lepas dari penjajahan, lepas dari perbudakan, lepas dari penindasan, lepas dari tekanan, lepas dari pengkhianatan, lepas dari kebohongan, lepas dari kesewenangan, lepas dari kezaliman," jelasnya.
Kata dia, kemerdekaan sejati juga harus benar-benar lepas dari segala kemaksiatan dan kemungkaran serta kebatilan. Kemerdekaan, lanjut Habib Rizieq, harus bebas melakukan kebaikan, bebas untuk menggaungkan perdamaian, serta bebas mendapatkan pendidikan.
"Merdeka itu bebas, bebas jaminan kesehatan, bebas dapat perumahan, bebas stop kemaksiatan dan bebas tindak kemungkaran. Bebas lawan kejahatan, bebas lawan kemungkaran, bebas tegakkan keadilan," tuturnya.
Karena itu, pada Milad FPI tahun ini, Habib Rizieq menyerukan kepada seluruh kader FPI dan juga kepada seluruh warga negara Indonesia untuk mengisi kemerdekaan dengan iman dan takwa.
"Tanpa iman dan takwa, tiada arti bagi kemerdekaan kita ini. Tanpa iman dan takwa kita takkan pernah merasakan kemerdekaan sejati, yaitu kemerdekaan yang sebenar-benarnya kemerdeakaan," tutup Habib Rizieq yang dikabarkan tengah menjalankan ibadah haji di Mekah.
Baca Juga: Sempat Memimpin, Prajurit TNI Ini Harus Puas Raih Perak SEA Games
Tag
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Sherly Tjoanda Gubernur Maluku Utara Kibarkan Bendera di Bawah Laut
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi
-
Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK
-
Ogah Gabung May Day Bareng Prabowo, KPA Ingatkan Masalah Buruh-Petani dan Nelayan Belum Rampung
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
Maut Tak Kasatmata: Leher Terjerat Benang Misterius, Pemotor di Karawang Tewas Berlumur Darah
-
Aliansi GEBRAK Bongkar Fakta Kekerasan Agraria, DPR Diminta Tak Lagi Diam
-
Pecah Telur ke Jakarta di Usia 60 Tahun, Buruh Cilacap Ini Rela Antre Sembako di Tengah Aksi May Day
-
KPA Tolak May Day Fiesta, Soroti Masalah Buruh hingga Petani Belum Tuntas
-
Aksi May Day di Monas 'Banjir' Sembako dari Istana
-
Gus Lilur Bongkar Peta Kekuatan Muktamar NU, 400 Suara Mengerucut ke Satu Poros?