Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Bali Inspektur Jenderal Petrus Golose mengatakan, narapidana asal Malaysia Tee Kok King Bin (50) yang kabur dari Lapas Kerobokan diduga sudah kembali ke negaranya sehingga menyulitkan proses ekstradisi.
"Diduga salah satu napi yang berasal dari Malaysia, mungkin kembali ke negerinya. Kami sudah kerja sama dengan otoritas negara itu," kata Golose di Denpasar, seperti diberitakan Antara, Selasa (22/8/2017).
Ia mengatakan, kaburnya King Bin ke Malaysia akan menyulitkan aparat berwenang di Indonesia untuk membawa kembali ke Denpasar agar napi itu menjalani sisa masa hukumannya.
"Ada kendala untuk (narapidana) Malaysia, karena dalam Undang-Undang Ekstradisi tidak boleh mengekstradisi warga negara sendiri," ucapnya.
Kapolda Bali berharap agar sistem yang selama ini berlaku khususnya kepemilikan paspor bagi narapidana asing, harus diganti untuk menghindari upaya mereka meloloskan diri dari wilayah Indonesia.
Keempat narapidana asing yang sebelumnya kabur dari Lapas Kerobokan mengantongi paspor asli.
"Jadi tidak dipegang oleh yang bersangkutan (narapidana). Ini akan diubah sistemnya di lapas," ucapnya, seraya menambahkan bahwa pihaknya terkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM terkait penguasaan paspor oleh narapidana asing tersebut.
Sementara itu terkait narapidana lain asal Australia Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi (33), yang juga kabur, diduga masih berada di wilayah Indonesia.
Baca Juga: Korban First Travel Gagal Berangkat Padahal Sudah di Bandara
Narapidana kasus pelanggaran keimigrasian dengan sisa pidana dua bulan tersebut, diduga kuat masih berada di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.
"Fokus untuk (narapidana) Australia, kami cari di perbatasan Indonesia-Timor Leste," ucapnya.
Sebelumnya, empat narapidana asing yang menghuni Lembaga Pemasyarakatan Kelas II-A Denpasar di Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali, kabur dari sel penjara yang diketahui pada Senin (19/6).
Mereka kabur diduga dengan cara membuat gorong-gorong dibawah tanah di dekat tembok sebelah barat lapas yang tembus langsung ke jalan raya.
Selang tiga hari, Kamis (22/6), dua narapidana yakni Syed Mohammed Said (31) dari India dan Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi (43) warga negara Bulgaria ditangkap di Timor Leste atas kerja sama Polri, Polda Bali, Imigrasi dan aparat berwenang di negara itu.
Berita Terkait
-
Gedungnya Dirusak Massa, Konsul Malaysia Minta Maaf soal Bendera
-
Menjurus Ujaran Kebencian, Warga Diminta Setop Ejek Malaysia
-
Yeyen Lidya Beberkan Alasan Indonesia Harus Terima Maaf Malaysia
-
Buntut 'Bendera Terbalik', Gedung Konsulat Malaysia Dirusak Massa
-
Soal Bendera Terbalik, PM Malaysia: Pikiran Kita Harus Terbuka
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno