Sejumlah jemaah haji menaiki pesawat pada Jumat (21/8) menuju ke Tanah Suci (Antara).
Tim pengawas haji dari DPR mendapatkan informasi kasus praktek rentenir di Mekkah, Arab Saudi, menyasar jamaah haji Indonesia. Hal ini terjadi dalam penukaran uang riyal.
"Setiap jamaah mendapatkan biaya hidup living cost 1.500 riyal dalam pecahan 500. Nah, ketika ditukarkan dengan pecahan kecil, mereka akan dipotong 80 riyal," kata Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Fadli Zon, Rabu (23/8/2017).
Menurut Fadli praktek terjadi diembarkasi sampai di bandara. Hal ini dilaporkan sejumlah jamaah kepada tim pengawas haji DPR.
"Jamaah haji yang lapor itu jamaah yang hadir dalam pertemuan dengan timwas di pemondokan mereka di Hotel Al Lu'lu'a Shisya, Aziziah. Ada tujuh kloter di hotel ini," ujar Fadli.
Fadli juga menerangkan bahwa jamaah haji akan melakukan puncak ibadah ketika wukuf di Arafah, Musdalifah, dan Mina.
Pada saat melakukan wukuf, katanya, juga sangat rawan.
"Di sini titik rawannya karena semua jamaah haji seluruh dunia berkumpul di satu tempat di saat bersamaan," kata Fadli.
"Setiap jamaah mendapatkan biaya hidup living cost 1.500 riyal dalam pecahan 500. Nah, ketika ditukarkan dengan pecahan kecil, mereka akan dipotong 80 riyal," kata Ketua Tim Pengawas Haji DPR, Fadli Zon, Rabu (23/8/2017).
Menurut Fadli praktek terjadi diembarkasi sampai di bandara. Hal ini dilaporkan sejumlah jamaah kepada tim pengawas haji DPR.
"Jamaah haji yang lapor itu jamaah yang hadir dalam pertemuan dengan timwas di pemondokan mereka di Hotel Al Lu'lu'a Shisya, Aziziah. Ada tujuh kloter di hotel ini," ujar Fadli.
Fadli juga menerangkan bahwa jamaah haji akan melakukan puncak ibadah ketika wukuf di Arafah, Musdalifah, dan Mina.
Pada saat melakukan wukuf, katanya, juga sangat rawan.
"Di sini titik rawannya karena semua jamaah haji seluruh dunia berkumpul di satu tempat di saat bersamaan," kata Fadli.
Praktek rentenir merupakan satu kasus dari sekian banyak kasus yang ditemukan tim pengawas haji DPR. Kasus lain, di antaranya soal masalah kesehatan para jamaah.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Menjemput Kelezatan Rendang Kuah Hitam Autentik di RM Pak Haji Munir Jambi
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Usut Korupsi Haji, KPK Masih Sisir Saksi Travel Sebelum Periksa Bos Maktour dan Kesthuri
-
Mobil Pengantar Haji Hantam KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan, 4 Orang Tewas
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!