Klub mobil mewah Ferrari Owner Club Indonesia mendukung langkah pemerintah Jakarta yang kini tengah mengejar pendapatan pajak kendaraan bermotor dari mobil mewah.
Hal ini dikatakan bendahara FOCI Jos Parengkuan seusai memenuhi undangan Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta terkait sosialisasi penagihan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) terhadap kendaraan bermotor mewah melalui kegiatan door to door bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan KPK.
"Kalau dari club mobil kita menyambut positif inisiatif yang dilakukan pemerintah," ujar Jos di gedung BPRD Provinsi Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Menurut Jos langkah yang dilakukan pemerintah saat ini karena pencapaian pendapatan pajak belum sesuai target. Dengan demikian, pendapatan pajak bermotor sedang dikejar oleh pemerintah.
"Kita juga melihat dan menyadari bahwa mungkin realisasi penerimaan pajak sampai bulan Agustus masih di bawah target, sehingga ini salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki penerimaan pajak yang tentunya gunanya untuk kita semua, pembagunan infrastruktur dan lain-lain," kata dia.
Dalam kesempatan ini, Kepala BPRD Jakarta Edi Sumantri menyerahkan dokumen berisikan daftar nama pemilik kendaraan mewah ferrari dan lamborghini yang belum membayar pajak ke Jos.
Kepada wartawan, Jos akan mensosialisakan hal ini pada anggota klub mobilnya. Apalagi pemerintah Jakarta saat ini sedang melakukan pemutihan denda pajak hingga 31 Agustus 2017.
"Kita appreciate sekali dari pihak pajak memberikan fasilitas sedemikian rupa atau kemudahan untuk yang melunasi tunggakan sebelum akhir Agustus 2017 maka akan diwhite penaltynya," kata Jos.
Selain itu Jos juga mengapresiasi langkah BPRD Jakarta bersedia 'menjemput bola' ke pemilik kendaraan mewah yang menunggak pajak. Selain itu, pemerintah juga menawarkan perpanjangan jangka waktu pemutihan khusus untuk pemilik mobil mewah.
Baca Juga: Rumah Digeruduk Petugas Pajak, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad
"Mungkin memang dibutuhkan tambahan waktu sedikt karena akhir bulan ini tinggal seminggu lagi ya, ada kemungkinan orang ke luar kota, atau bagaiman kita nggak tahu," kata dia.
Klub mobil mewah Ferrari Owner Club Indonesia mendukung langkah pemerintah Jakarta yang kini tengah mengejar pendapatan pajak kendaraan bermotor dari mobil mewah.
Hal ini dikatakan bendahara FOCI Jos Parengkuan seusai memenuhi undangan Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta terkait sosialisasi penagihan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) terhadap kendaraan bermotor mewah melalui kegiatan door to door bersama Ditlantas Polda Metro Jaya dan KPK.
"Kalau dari club mobil kita menyambut positif inisiatif yang dilakukan pemerintah," ujar Jos di gedung BPRD Provinsi Jakarta, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017).
Menurut Jos langkah yang dilakukan pemerintah saat ini karena pencapaian pendapatan pajak belum sesuai target, sehingga pendapatan pajak bermotor sedang dikejar.
"Kita juga melihat dan menyadari bahwa mungkin realisasi penerimaan pajak sampai bulan Agustus masih di bawah target, sehingga ini salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki penerimaan pajak yang tentunya gunanya untuk kita semua, pembagunan infrastruktur dan lain-lain," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Rumah Digeruduk Petugas Pajak, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad
-
Kendaraan Mewah Raffi Ahmad Disita Jika Pajak Tak Segera Dibayar
-
BPRD DKI Sebut Ada Artis Bayar Pajak Terakhir Tahun 2015
-
Ini Daftar Mobil Mewah Keluarga Raffi Ahmad yang Tunggak Pajak
-
Siap-siap, Mobil Mewah Tak Dipajaki akan Disita dan Dilelang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius