Suara.com - Kementerian Luar Negeri akan menggelar Parade ASEAN di Jakarta, Minggu (27/8/2017) akhir pekan ini.
Parade yang memperingati 50 tahun Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) ini akan menampilkan kebudayaan 10 negara anggotanya, termasuk Indonesia.
Parade kebudayaan ASEAN ini akan dilakukan dengan pawai sepanjang 2,5 Km dari Tugu Monas melintasi Jalan MH Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia hingga titik kumpul di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
"Tujuan Parade ini untuk menampilkan keragaman budaya dari 10 negara Asean, serta meningkatkan rasa kebersamaan masyarakat negara anggota Asean," kata Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir dalam Press Briefing di kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (24/8/2017).
Berbagai kemeriahan akan ditampilkan dalam Parade ASEAN 50 ini, yaitu ada keunikan ragam budaya dan atraksi menarik dari Indonesia, perwakilan Negara-Negara Anggota ASEAN serta Negara-Negara Mitra Wicara ASEAN.
Dalam parade akan ditampilkan parade vendera negara-negara ASEAN, parade kostum, Parade kesenian tari, marching bands, hiburan musik, dan lainnya.
"Parade ASEAN 50 ini akan memanfaatkan Car Free Day, sehingga masyarakat akan lebih ramai menyaksikan parade nantinya. Parade ini didukung oleh Pemprov DKI, Kementerian BUMN, Badan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Kementerian Pariwisata," ujar dia.
Selain itu, sebanyak 3.000 peserta akan ikut parade ini. Selain pertunjukan kekayaan budaya ASEAN, pengunjung juga akan disuguhi aneka kuliner dari negara-negara anggota ASEAN.
Baca Juga: Harga Baru Beras Bakal Diberlakukan per 1 September 2017
Artis Nicolas Saputra yang ikut hadir selaku duta muda ASEAN menambahkan, di parade nanti juga ada beragam informasi tentang peluang kerja sama ASEAN bagi warga Jakarta dan Indonesia secara luas.
“Kami mengajak masyarakat Jakarta dan Indonesia untuk datang menyaksikan langsung Parade ASEAN. Kami mengingatkan lagi kita adalah bagian dari ASEAN, dan Sekretariat ASEAN ada di Jakarta. Banyak hal yang telah kita lakukan karena berada di ASEAN," terang dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Diusir Pelatih FC Twente, Mees Hilgers Buka Suara Akui Didekati Feyenoord
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kenaikan Harga Beras dan Rokok Dorong Warga Hampir Miskin Jatuh ke Jurang Kemiskinan
-
Mengenal Fenomena 'Deskilling': Benarkah AI Perlahan Menurunkan Keterampilan Berpikir Manusia?
-
Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?
-
Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya
-
Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026
-
Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua
-
Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir
-
Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus