Suara.com - Sejumlah pasangan yang mengikuti acara pernikahan massal bertema "PKB Mantu" diarak oleh sejumlah menteri. Arak-arakan dimulai dari kantor DPP PKB hingga ke kantor Pegadaian di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/8/2017).
Dari pantauan Suara.com, sejumlah menteri yang ikut mengarak sejumlah pasangan pengantin baru tidak lain mereka yang berasal dari partai PKB.
Mereka antara lain Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.
Tidak ketinggalan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar turut hadir dan membuka acara "PKB Mantu".
Di lain pihak, Ketua Panitia Penyelenggara, Erma Mukarromah mengatakan, pasangan pengantin yang ikut memeriahkan acara sebanyak 118 pasangan.
Tiap-tiap pasangan tidak dipungut biaya sama sekali, bahkan mendapatkan fasilitas yang sudah disediakan panitia.
"Mereka menikah gratis, sama sekali tidak kita pungut biaya. Mengurus surat dan lain sebagainya, kita yang bantu administrasi keuangannya," kata Erma di Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat.
Foto: Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri (kedua dari kiri) dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Putro Sandjojo (kanan) mendampingi pasangan yang baru saja ikut menikah massal dalam acara bertema "PKB Mantu", Jumat (25/8/2017). [Suara.com/Dian Rosmala]
Baca Juga: Tersangka, Forbes Coret Anniesa dari Daftar Inspiring Women 2017
Selain itu, kata Erma, tiap mempelai lelaki dan perempuan mendapat fasilitas souvenir pakaian, masing-masing satu setel.
"Kemudian juga mereka kita kasi mahar atau mas kawin satu pasang Rp200 ribu. Fasilitas lainnya seperti mereka mendapatkan souvenir-souvenir yang kita siapkan untuk mereka. Ditambah nanti ada untuk ramainya, itu door prize kita siapkan juga," jelas Erma.
Acara ini adalah kali kedua yang diselenggarakan oleh PKB. Konsep dan tema yang diangkat hari ini digagas oleh Perempuan Bangsa, lembaga otonom Partai Kebangkitan Bangsa.
Tag
Berita Terkait
-
Cak Imin Rayu Parpol Ubah 108 Undang-undang Demi Prabowonomics
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis